-->

Masyarakat Kecewa Terhadap Pelayanan PLN Janarata

harianfikiransumutnews-com - Bener Meriah : Pelayanan PLN Rayon Janarata Pondok Baru Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh, dalam sepekan ini dimana aliran listrik sering hidup-mati tak beraturan. Sehingga masyarakat kecewa lantaran listrik sering padam di wilayahnya.

Salah seorang Ibu Rumah Tangga yang juga pelanggan PLN, Evi (35) menuturkan pada media, dirinya merasa kecewa terhadap pelayanan PLN Rayon Janarata Pondok Baru yang sering memadamkan listrik tanpa ada pemberitahuan, bahkan tidak beraturan dalam pemadaman listrik, ujarnya.

"Kami kecewa, lampu mati selalu tak beraturan, terkadang siang, malam, bahkan berjam-jam tanpa ada pemberitahuan secara terencana," kata salah seorang warga Karang Rejo, Kecamatan Wih Pesam, Evi (35), Selasa (13/10/2020).

Menurut Evi, pihak PLN mestinya selalu memahami dan peduli dengan keluhan warga. Pemberitahuan mati listrik, kata dia, sebaiknya di umumkan secara terbuka hingga sampai ke tengah masyarakat.

Pelayanan buruk pihak PLN sejak sepekan terakhir ini sangat besar dampaknya kepada pelanggan.

Bukan saja banyak kerugian materi, namun rasa kepercayaan terhadap penyedia layanan listrik ini justru semakin berkurang, ungkap Evi.

Sementara itu, Arina selaku Manager PLN Rayon Janarata Pondok Baru Kabupaten Bener Meriah, saat di temui media ini di ruang kerjanya Rabu (14/10/2020), menjelaskan pemadaman listrik ada dua kategori, pertama pemadaman secara terencana, artinya ada perbaikan disisi jaringan dan sebelum pemadaman listrik itu diberlakukan pihak PLN sendiri telah mengeluarkan surat pemberitahuan secara terencana, terang Arina.

Kemudian, lanjut Arina, untuk pemadaman listrik tidak tersengaja biasanya dikarenakan ranting pohon maupun hewan burung yang menggangu kabel listrik. Bahkan, pihak PLN Rayon Janarata sendiri setiap harinya selalu merintis ranting pohon yang menggangu area kabel listrik, katanya.

Begitu pula sebaliknya untuk hewan   seperti burung yang sesekali hinggap di kabel listrik, yang sewaktu-waktu dapat menggangu jaringan listrik sehingga padam tanpa terencana.

"Nah, untuk itu pihak PLN Janarata sendiri telah menaruhkan "tutor" sebagai penghindar hewan burung maupun ranting pohon yang jatuh," jelas Arina.

Jadi pihak PLN Rayon Janarata Pondok Baru sendiri tidak ada maksud untuk memadamkan listrik di suatu wilayah dengan sengaja.

Kondisi kerap mati lampu karena adanya pekerjaan perbaikan jaringan untuk peningkatan pelayanan dan pasokan listrik kepada pelanggan, terangnya.

PLN Janarata juga berharap pada masyarakat agar selalu koorperatif pada saat penebangan kayu yang sedikit menghambat tiang maupun kabel listrik agar dapat saling bekerjasama, pinta Arina mengakhiri. (DS)

Komentar

Berita Terkini