harianfikiransumut.com

Dandim 0117/Aceh Tamiang Dampingi Kapolda Aceh saat Kunker di Aceh Tamiang

Aceh Tamiang | Komandan Kodim 0117/Aceh Tamiang Letkol Cpn Yusuf Adi Puruhita beserta Unsur Forkompinda Kabupaten Aceh Tamiang dampingi Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Ahmad Haydar, SH., MM saat melaksanakan kunjungan kerja di Pendopo Bupati Kamis, (23/09/2021) siang. 

Kunjungan kerja Kapolda Aceh kali ini bertujuan untuk memantau langsung pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dan sekaligus bersilahturahmi bersama unsur Forkopimda Aceh Tamiang dan disambut dengan Pantun khas budaya Kabupaten Aceh Tamiang. 

Bupati Aceh Tamiang, H. Mursil. SH M.Kn didampingi Wakil Bupati Tengku Insyafuddin ST dan unsur Forkopimda serta Forkopimda Plus menyampaikan terkait pelaksanaan Vaksinasi yang telah dilakukan Pemkab Aceh Tamiang.

“Mursil mengatakan, kami akan terus berupaya memenuhi target pencapaian 30%. 

Dijelaskannya, pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Aceh Tamiang perhari mencapai sekitar 1000 orang yang divaksin, akan tetapi pada Rabu kemarin menjadi meningkat, dalam sehari sebanyak 2500 orang divaksin”, jelas Mursil.

Beliau optimis, dalam satu bulan kedepan pelaksanaan vaksinasi ini akan selesai. Akan tetapi, ia juga menjelaskan terkait kendala ketersediaan dosis vaksin yang sangat sedikit. Terlebih bila melihat antusiasme masyarakat yang sudah lumayan tinggi terhadap vaksinasi ini. 

“Dosis vaksin di (Aceh) Tamiang ini sangat terbatas. Jadi, mohon untuk ditambahkan jumlah vaksin ke Kabupaten Kami. Tidak hanya masyarakat lokal, tetapi warga Sumatera Utara pun berminat untuk divaksin di Aceh Tamiang”, tuturnya kepada Kapolda.

Selain itu, Bupati juga menjelaskan jumlah masyarakat yang terpapar virus Covid pertanggal 21 September 2021 sebanyak 81 orang. 

Angka kematian yang tinggi beberapa waktu lalu membuat Kabupaten Aceh Tamiang masih berada di PPKM Level 4, pungkasnya.

Menanggapi laporan Bupati, Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Ahmad Haydar, SH., MM memberikan apresiasi yang luar bisa. Menurutnya Pemkab Aceh Tamiang sangat serius dalam menjalankan program vaksinasi. 

“Salut saya dengan Aceh Tamiang. Baru kali ini kabupaten di Aceh yang kekurangan vaksin". 

Ini bukti keseriusan pemerintah begitu pula tingkat kesadaran masyarakatnya terhadap pentingnya vaksinasi”, ujar Kapolda Aceh.

Irjen Pol Drs. Ahmad Haydar, SH, MM turut menerangkan, vaksinasi sebenarnya bukanlah hal yang baru dalam kehidupan. Sebab sejak manusia dilahirkan, akan menerima vaksinasi (imunisasi) dan bahkan beberapa jenis vaksin lainnya. Vaksinasi, sebutnya, sebagai salah satu ikhtiar dalam hidup sehat.

“Perihal vaksinasi ini janganlah menjadi perdebatan, ini bukanlah hal yang baru. Jangan mudah untuk percaya akan hoaks. Inilah yang menjadi salah satu penyebab masyarakat mudah untuk dibentrokkan”, imbuhnya.

Irjen Pol Drs. Ahmad Haydar, SH, MM kemudian memberikan perbandingan antara daerah yang angka capaian vaksinasinya tinggi dengan yang masih rendah. 

Ia memberikan contoh Kota Banda Aceh. “Tingkat paparan Covid-19 di Banda Aceh itu sangat tinggi. Akan tetapi angka kematiannya rendah. Itu dikarenakan masyarakat yang terpapar sudah divaksin sebelumnya. Ini juga termasuk dalam ikhtiar kita”, ungkap Haydar.

Sementara Dandim 0117/Aceh Tamiang Letkol Cpn Yusuf Adi Puruhita dalam keterangannya mengatakan. Kunjungan kerja Kapolda Aceh ke Kabupaten Aceh Tamiang merupakan agenda perjalanan dinas Kapolda dalam mengenal wilayah Kabupaten/Kota di Provinsi Aceh," ujarnya.

Lebih lanjut Letkol Cpn Yusuf Adi Puruhita mengatakan Kunjungan Irjen Pol Drs. Ahmad Haydar, SH, MM selaku Kapolda Aceh adalah yang kali pertama sejak dilantik pada 10 Agustus yang lalu. Pada kunjungan kerja hari ini, Irjen Pol Drs. Ahmad Haydar, SH, MM melakukan sejumlah agenda, yakni meninjau vaksinasi, menyerahkan  bantuan sosial dan melakukan pertemuan dengan Bupati, Wakil Bupati, unsur Forkopimda dan Forkopimda Plus serta tokoh agama dan tokoh adat setempat," pungkasnya.


Laporan | pakar

Komentar

Berita Terkini