-->

Disaat Panen Memuncak, Harga Padi Pun Menurun

fiksumNews.com - Aceh Tamiang : Petani padi kembali memasuki musim panen raya secara serentak di wilayah kabupaten aceh tamiang, Selasa, (15/9).

Namun, panen padi kali ini di barengi dengan tingginya intensitas hujan, mengakibatkan harga jual gabah padi mengalami penurunan.

Saat dilokasi, pedagang atau pengusaha pembeli padi, Kepada fiksumNews.com, Bardan Syahputra mengatakan, saat ini harga gabah kering di pasar Varietas padi Inpari 32 sedikit lebih murah harganya dibandingkan gabah kering varietas Serang padi naose.

Untuk saat ini harga varietas padi naose, kita bisa bayar harganya Rp. 4600, sedangkan harga gabah  varietas padi jenis serang IR-32 mencapai Rp. 4550, hanya berkisar Rp.50 saja perbedaannya.

Harga padi saat ini mengalami penurunan, dikarenakan tingginya curah hujan, di tambah lagi banyaknya kilang padi yang tidak sanggup membelinya dikarenakan gudang tempat penampungan padi mengalami kepenuhan.

Selain itu, kualitas padi juga sangat mendukung untuk pesoalan harga, jika kondisi padinya kurang bagus, maka harga juga sangat menentukan,  kata Bardan di sela-sela saat mencatat jumlah berat padi yang di timbang.

Diakuinya, saat panen puncak ini dirinya sempat kelabakan melayani petani yang hendak menjual hasil panen padinya, namun demikian, kita tetap melayaninya walau tidak semuanya terlayani.

Selain itu, pemasarannya juga masih di dalam wilayah Aceh Tamiang, mengingat banyak kilang padi yang nerada di luar daerah menolak dan tidak mampu untuk menampungnya.

Salah seorang petani, Karim(45) warga kampung Alur Bemban Kecamatan Karang Baru, mengharapkan, agar harga jual padi dapat di stabilkan, baik itu musim panen puncak ataupun tidak.

Mengingat, untuk perawatan padi membutuhkan biaya yang tidak sedikit, mulai dari pengolahan lahan, perawatan berupa pemupukan, biaya penyemprotan hama hingga biaya panennya.

Jika di hitung-hitung, hasilnya kurang setimpal jika di bandingkan dengan biaya yang di keluarkan, belum lagi sempat terjadinya gagal panen, ungkapnya.

Diharapkan, Pemerintah harus lebih serius menanggapi keluhan petani, terutama menyangkut harga padi di pasar, sehingga petani dapat benar-benar merasakan kepuasan disaat musim panen, pintanya, (pakar)
Komentar

Berita Terkini