-->

Bupati Irwan Terkesima Lihat Dua Mega Proyek di Sungai Tohor


harianfikiransumut.com - Meranti : Dua proyek berskala besar yang selesai dibangun di Desa Sungai Tohor Kecamatan Tebing Tinggi Timur membuat Bupati Kepulauan Meranti Irwan Nasir terkesima. Dua proyek tersebut adalah Sentra IKM Sagu dan Jembatan Sungai Tohor yang selesai dibangun tahun 2019 lalu.

Bupati Irwan melakukan peninjauan ke dua lokasi proyek tersebut Minggu (10/5/2020) sore. Dia didampingi Kepala Bappeda Makmun Murod, Kepala Disperindagkoptan & UKM Aza Faroni, Kabag Kesra Hery Saputra dan Kabag Humas dan Protokol Rudi Hasan.

Kunjungan Bupati ini disambut Kades Sungai Tohor Pendi dan Sekdes Andi. Tampak pula tokoh pelaku usaha sagu setempat Abdul Manan atau akrab disapa Cik Manan dan mantan Kades Sungai Tohor Alfian.

"Berada di Sentra ini seolah kita di kawasan industri. Sangat disayangkan bila kita tak mampu memanfaatkan bangunan yang megah dengan peralatan yang lengkap ini. Harus segera kita fungsikan," tegas Bupati kepada seluruh yang mendampingi.

Irwan pun meminta penjelasan langsung kepada Kadis Perindag Aza Faroni terkait kendala operasional sentra tersebut. Aza mengatakan, selain anggaran kendala lain terkait bentuk kelembagaan  yang mengelola sentra tersebut.

"Untuk operasional sentra ini butuh anggaran. Selain untuk melengkapi beberapa sarana juga sebagai modal membeli bahan baku sagu basah dari kilang sagu warga setempat. Selain itu masalah kelembagaan yang mengelola sentra ini yang perlu dikaji lagi agar pengelolaannya tidak mengalami kendala," ungkap Aza.

Setelah melihat langsung seluruh bangunan dan mendengar penjelasan dari Kadis Perindag dan Cik Manan, Bupati memperkirakan butuh sekitar Rp 2 milyar untuk memulai operasional sentra tersebut. Dia pun menginstruksikan Kadis Perindag untuk segera mengajukan usul kajian kelembagaan pengelolaan sentra tersebut dan salah satu yang disarankan adalah berbentuk badan layanan usaha daerah (BLUD).

Usai dari sentra, Bupati Irwan mengunjungi jembatan yang menghubungkan Desa Sungai Tohor dan Desa Sungai Tohor Barat (STB). Dia mengaku terkesan dengan desain jembatan tersebut terlebih dengan belokan di rentang jembatan sebelah Desa STB.

"Kalau sekarang di atas jembatan ini, serasa bukan di Sungai Tohor karena dulu jalannya masih rusak. Sekarang sudah tampak bagus di-base," ujar Irwan sembari bercanda.

Meski sudah bisa digunakan warga, namun Irwan mengatakan jembatan tersebut masih harus dilengkapi dengan hotmix, penimbunan, marka jalan dan pengecatan serta dipasang lampu penerang. "Baru nanti nampak lebih bagus," singkatnya.

Proyek jembatan ini dilakukan bertahap dengan menelan biaya hampir sekitar 30 miliar rupiah lebih. Begitu juga sentra IKM sagu juga dilakukan bertahap dengan anggaran hingga 40 miliar lebih dari dana DAK. Untuk mendukung sentra ini, Pemkab Kepulauan Meranti telah membangun jalan base dari lokasi sentra menuju Pelabuhan Sungai Tohor.
(karim)
Komentar

Berita Terkini