|

DPW GAMS Tamiang Sosialisasikan Dampak Negatif Game Online Dan Narkoba di SMA/SMK Aceh Tamiang

harianfikiransumut.com - Aceh Tamiang : Sebagai salah satu program Kegiatan Gerakan Aneuk Muda Sosial(GAMS) bersama Satuan Narkoba Polres Aceh Tamiang dan BNNK Aceh Tamiang Sosialisasikan pembinaan kepada masyarakat khususnya para pelajar dikabupaten Aceh Tamiang tentang bahayanya Game online dan Narkoba, Sabtu, (27/07/2019).

Secara berkesinambungan kegiatan tersebut akan terus dilakukan untuk Pembinaan dan penyuluhan kepada para pelajar yang berada di Kabupaten Aceh Tamiang sehingga menjadi kaum generasi harapan bangsa dan negara.
Kegiatan dilaksanakan sejak tanggal 22 Juli sampai 30 Juli 2019 mendatang, DPW GAMS Aceh Tamiang didampingi Sat Narkoba Polres Aceh Tamiang dan BNNK Aceh Tamiang melaksanaan sosialisasi “bahaya Game Online dan Narkoba”.

Sebelumnya, kegiatan sosialisasi ini telah dilakukan dibeberapa Sekolah, diantaranya di SMAN 1 Karang Baru, SMKN1 Karang Baru, SMKN2 Karang Baru, SMKN1 Bendahara dan selanjutnya akan dilaksanakan di SMAN1 Kejuruan Muda dan SMPN 4 percontohan dan diikuti para pelajar SMA/SMK dan SMP Se-Aceh Tamiang kurang lebih 60 siswa dan siswi dari setiap sekolahnya.

Kaurmintu Satres Narkoba Polres Aceh Tamiang, Bripka Hamdani didampingi oleh Syuharmansyah, S.Sos sebagai Penyuluh Narkoba ahli pertama BNNK Aceh Tamiang,  menyampaikan tentang dampak negatif game online dan Narkoba bagi kalangan pelajar supaya para siswa siswi Aceh Tamiang paham dan mengerti tentang pengaruh dan dampak negatif game online dan Narkoba yang dapat merusak serta menurunkan prestasi belajar terhadap siswa.

Dikesempatan tersebut, Ketua DPW GAMS Aceh Tamiang, Eri Muhibbudin menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan sebagai sarana komunikasi langsung dengan para pelajar, diharapkan pula dengan kehadiran Polri dan BNN kiranya dapat bermanfaat bagi para pelajar untuk dapat mencerna dan lebih memahami tentang bahayanya pengaruh Game online dan Narkoba.

Alhamdulillah, Kegiatan ini mendapat tanggapan positif dari kalangan guru, Polres dan dari BNNK Aceh Tamiang serta masyarakat, sebut Eri Muhibbuddin mengakhiri, (pakar).

Komentar

Berita Terkini