|

Pemilu di TPS 1 dan TPS 2 Desa Suka Rame Bawah Berlangsung Aman dan Tertib

harianfikiransumut.com - Bener Meriah : Sejumlah warga terlihat antusias mendatangi Tempat Pemungutan Suara TPS 1 dan TPS 2 di Desa Suka Rame Bawah Kecamatan Wih Pesam Kabupaten Bener Meriah, Rabu, (17/4/2019). Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang sudah siap sejak pagi-pagi sekali terlihat sibuk melayani para pemilih. PPS juga telah menyiapkan sejumlah informasi yang diperlukan berupa daftar pemilih, daftar calon legislatif, pasangan calon presiden dan wapres, dan informasi lainnya yang tertempel di sekitar TPS.

Dari pantauan sekilas media ini, dapat disimpulkan bahwa kegiatan pemungutan suara di TPS 1 dan TPS 2 Desa Suka Rame Bawah ini berjalan dengan tertib dan Aman. "Jalannya pemungutan suara di TPS 1 dan TPS 2 ini berlangsung kondusif, aman dan tertib," demikian komentar singkat Evi salah satu warga pemilih di TPS 1 tersebut.
Sementara itu Ketua KPPS TPS 1 Anisah Istara mengatakan, tidak kurang dari 440 warga pemilik hak suara terdaftar di TPS 1 dan TPS 2 umumnya, mereka berdomisili di kampung suka rame bawah khususnya. Latar belakang warga pemilih cukup beragam, baik dari segi pendidikan, status sosial, pekerjaan, suku, etnis.

Lebih lanjut dikatakannya, pemilu kali ini memang cukup menyita waktu yang lebih banyak dari pemilu-pemilu sebelumnya. Pasalnya, disamping jumlah surat suara yang lebih banyak, yaitu 5 buah surat suara, setiap pemilih membutuhkan waktu lebih panjang untuk meneliti setiap surat suara yang akan dicoblosnya, bersama pengawas dan saksi TPS sebelum pemilih tersebut menuju bilik pencoblosan. Setiap orang butuh waktu 5-6 menit untuk menuntaskan pemberian suaranya, walaupun sudah disediakan 4 bilik suara, namun durasi menunggu panggilan untuk mencoblos cukup lama, kata Anisah.

Namun di lain sisi, menurut warga yang tinggal di Desa Suka Rame Bawah, Evi menuturkan, dia merasa nyaman mengikuti proses pencoblosan. Saya daftar sejak 07.30 wib, sudah hampir 2 jam belum dapat giliran," kata Evi lagi.

"Tidak merasa bosan menunggu karena bisa sambil santai, sekaligus silahturahmi dengan warga masyarakat lainnya, yang pada hari-hari biasa tidak sempat bertemu bercengkerama yàa. Jadi, nyaman-nyaman saja," pungkas Evi yang bernama lengkap Evi Kasmidar. (Dasa).
Komentar

Berita Terkini