|

PAGELARAN SENI BUDAYA PAKPAK DI PRSU

harianfikiransumut.com-Pakpak Bharat : Ribuan masyarakat dari Pakpak Bharat dan dari Kabupaten tetangga, termasuk dari Medan tampak tumpah ruah dan memadati Open Stage PRSU, Tapian Daya, Medan pada Senin malam (18/03)untuk menyaksikan Pagelaran Seni Budaya Pakpak yang digelar Pemkab Pakpak Bharat sebagai rangkaian acara Pekan Raya Sumatera Utara ke-48. Gelak tawa seperti tak putus saat menyaksikan Operet Balang Pinang yang menjadi puncak acara pagelaran ini. Operet ini diangkat dari legenda masyarakat Pakpak yang banyak berisi perumpamaan dan petuah kehidupan yang berintikan kesetiaan dan ketaatan pada janji.

Pj. Bupati Pakpak Bharat, Dr. H. Asren Nasution, MA, dalam sambutannya mengutarakan begitu menikmati rangkaian acara ini, yang tidak hanya berisi hiburan operet, tetapi berisi nyanyian, tarian dan atraksi ‘moccak’ (beladiri pencak silat khas Pakpak). Pj. Bupati yang didampingi Sekda, Sahat Banurea, S.Sos, M.Si, menyatakan bahwa seni budaya memiliki makna yang luar biasa dan menjadi momentum yang penting bagi semua untuk mengangkat serta melestarikan seni budaya Pakpak yang berasal nenek moyang kita agar lebih dikenal, khususnya bagi generasi muda.

“Mari kita jadikan seni budaya tidak semata-mata tontonan, tetapi juga sebagai tuntunan dalam kehidupan kita”, tutur Pj. Bupati di hadapan seluruh undangan yang hadir, termasuk Kapolres, AKPB Leonardo David Simatupang, SIK bersama perwakilan Forkopimda, jajaran anggota DPRD Kab. Pakpak Bharat, para pimpinan OPD, para pemuka masyarakat, Ketua TP PKK, Ny. Dra. Raudatus Shafa Asren Nasution, M.Psi, beserta jajarannya, para pemuka masyarakat dan generasi muda, serta undangan lainnya.

“Jangan malu akan akar budaya kita karena merupakan kekayaan, wujud pengabdian pada asal-usul, daerah dan leluhur kita”, tegas Asren Nasution seraya menambahkan bahwa penguatan nilai-nilai budaya juga merupakan bentuk pertahanan wilayah dan menandaskan bahwa budaya menjadi pagar serta kekuatan bangsa kita. Tak lupa beliau berharap agar mata anggaran kebudayaan lebih ditambah lagi di masa mendatang.

Sementara itu, tokoh masyarakat Pakpak yang ada di Medan, Prof. Dr. Mutsuhito Solin mengakui bahwa budaya Pakpak memang luar biasa, dan untuk itu kita dituntut menghargai adat dan budaya dengan menjaganya karena sesungguhnya memiliki nilai-nilai yang universal.

Acara diisi juga dengan pemberian penghargaan kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan pemuka masyarakat serta ditutup dengan foto bersama. (Edi)
Komentar

Berita Terkini