LANGKAT

OLAHRAGA

DAERAH

Identitas Tengkorak Yang Ditemukan Pemuda Pencari Ijuk Ternyata Warga Kabupaten Nias

Rabu, 18 Juli 2018 | 10.52 WIB
Kali Dibaca |

Sebarkan:

P.Sidimpuan - harianfikiransumut.com - Setelah dilakukan penyelidikan oleh Satuan Reserse Kriminal Polres Padangsidimpuan, akhirnya identias kerangka manusia yang ditemukan pemuda pencari ijuk pada, Senin (9/7/2018) lalu tepatnya di belakang Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG), di Desa Simirik, Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua Kota Padangsidimpuan terungkap. Dan kerangka manusia tersebut akan diserahkan ke keluarga korban. "Demikian diungkapkan Kasat reskrim Polres Padangsidimpuan AKP. Abdi Abdullah.

Kasat juga menyampaikan setelah ditindak lanjuti dan dilakukan penyelidikan kerangka manusia yang di temukan warga tersebut bernama  Yasibudi Buaya warga  Tulumbaho dusun I  kecamatan Sogae 'adu kabupaten Nias. Saat penemuan kerangka tersebut cerita Kasat, Pihaknya menemukan  satu Unit Handphone Merk Cerry Warna Putih, dan Melalui Handphone itu  kita berhasil mengungkap identitas kerangka  tersebut. Dan pihak Polres langsung menghubungi Keluarga korban di pulau Nias terangnya.

Kasat juga  menjelaskan setelah pihaknya  Melakukan Identifikasi dan membawa  kerangka manusia  itu ke salah satu Rumah sakit di medan untuk di lakukan  otopsi Petugas Forensik Rumah sakit tidak menemukan  tanda tanda kekerasan pada tubuh korban di duga Korban meninggal dunia akibat murni menderita satu penyakit jelasnya.


Sementara Tonuli buaya (44) Abang dari  Korban  kepada wartawan ketika di temui di Kamar jenazah RSUD kota Padangsidimpuan  mengatakan bahwa  kerangka Manusia ditemukan itu benar saudaranya yang    bernama lengkap Yasibudi buaya, Pihak  keluarga sudah bersusah payah  melakukan pencarian semenjak meninggalkan rumah 2 Januari 2018 lalu, namun kabar dari saudaranya itu tidak ada Hingga ditemukan sudah jadi tengkorak.


Tonuli Buaya Juga menceritakan saudaranya itu  terakhir pamit kepada keluarga hendak bekerja di sebuah  perusahaan perkebunan Sawit  Torgamba di kabupaten Paluta karena sebelumnya juga saudaranya ini  sudah  bekerja  di perusahaan itu,'sebutnya


"Kami menduga Almarhum tersesat dan kehabisan ongkos dan di tambah lagi korban tidak lancar berbahasa Indonesia membuat korban kesulitan  berkomunikasi dengan  warga sekitar akhirnya  Saudara kami itu  tidur  di areal  perkebunan  Milik Warga  yang sudah lama tak di urus,"terangnya 

Setelah mendengar informasi penemuan tengkorak dan kerangka itu pihak keluarganya mendatangi Mapolres  Kota Padangsidimpuan serta menceritakan  ciri ciri korban, diantaranya gigi korban masih terlihat menghitam karena korban semasa  hidup sering makan daun sirih dan pakaian  korban di gunakan terakhir ketika berangkat dari kabupaten Nias.


Kami dari pihak keluarga  sangat  berterima kasih Kepada Kapolres  Padangsidimpuan Hilman Wijaya  karena  sudah berjasa  membantu pihak  keluarga Kami  untuk mengurus segala keperluan dalam hal proses penjemputan untuk  dibawa  dan di makamkan ke pulau Nias,"sebut Tonuli Buaya. 


Satreskrim Polres Padangsidimpuan  membuat berita acara serah terima dan ditandatangani pihak keluarga Almarhum. Dan Kerangka itu akhirnya diserahkan kepada keluarganya Pada Senin (17/07) sekira Pukul 16:00 WIB  untuk di masukkan ke  dalam mobil Ambulance yang sudah dipersiapkan pihak Polres kota padangsidimpuan.(AH)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru