LANGKAT

OLAHRAGA

DAERAH

Polisi Hadang TBS Warga KKPA Desa Terantang Manuk, Nyaris Bentrok

Selasa, 08 Januari 2019 | 07.44 WIB
Kali Dibaca |

Sebarkan:


Senin, 07/01/2019
Polisi Nyaris Bentrok dengan warga KKPA Desa Terantang Manuk, Senin (7/1/2019) di Depan SD Desa Palas, Kec. Pangkalan Kuras, Pelalawan

harianfikiransumut.com - Pelelawan : Riau Warga desa anggota KKPA Desa Terantang Manuk, Kecamatan Pangkalan Kuras, Senin (7/1/2019) bentrok dengan aparat kepolisian resort Pelalawan.

Kejadian ini di picu akibat warga melakukan pengawalan panen TBS miliknya, sampai di desa palas, kec. pangkalan kuras pihak warga dihadang, diduga dihalangi polisi atas laporan pihak PT Safari Riau yang lagi bersengketa dengan pihak koperasi TJM, Ujar BG salah seorang warga yang sempat akan ditangkap polisi, namun terjadi keributan akhirnya warga membebaskannya dari kejadian bentrok dilapangan.

BG menambahkan, selesai warga memanen, sekitar pukul 17.30 wib kami anggota Koperasi TJM (Terantang Jaya Mandiri) di todong oleh orang yang tak di kenal, sambil menodongkan senjata laras panjang diketahui rupanya anggota Polres Pelalawan. Lalu seluruh anggota KKPA kompak untuk berontak dengan teriak, kami bukan perampok seperti tuduhan anggota polres pelalawan yang menuding kami perampok, sambil meletupkan senjata apinya dihadapan warga dengan mengancam “kalian ku tembak”, katanya.

Kemudian ketua koperasi TJM Safarudin mengatakan warga melakukan panen di kebun KKPA di kebunnya sendiri kok di anggap pencuri, padahal status lahannya sudah SHM prona program Bapak Presiden Jokowi, kok dikatakan pencurian! dan lagi kenapa sampai di awasi oleh pihak kamtibmas, ada apa dibalik kepentingan tersebut! ungkapnya.
Selanjutnya kata dia terkait masalah ini kami selaku masyarakat anggota KKPA Koperasi TJM akan melaporkan ke Polda atau Mabes Polri jika perlu, ini harus di tindak lanjuti dengan serius. Masyarakat bukan untuk di takut-takuti harusnya polisi mengayomi masyarakat, polri adalah polisi masyarakat, bukan polisi PT Safari Riau, Ujarnya.
Kemudian banyak pihak menyesalkan atas kejadian tersebut, warga sempat dibuat resah apalagi pengguna jalan yang mendengar letupan senjata api di jalur lintas timur depan sekolah dasar desa palas, Ujar (DI) penggiat lembaga swadaya masyarakat di kabupaten pelalawan. (Duliater)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru