LANGKAT

OLAHRAGA

DAERAH

Percepatan Kemajuan Desa TA P3MD Dan Asosiasi Dosen Indonesia Duduk Bersama (ADI)

Jumat, 23 November 2018 | 12.56 WIB
Kali Dibaca |

Sebarkan:
harianfikiransumut.com - Labuhanbatu : Dalam rangka percepatan pembangunan dan pembangunan sumber daya manusia di desa Tenaga Ahli (TA) Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) Kemendesa PDTT duduk bersama dengan Asosiasi Dosen Indonesia (ADI) kabupaten Labuhanbatu.

Kegiatan ini dilakukan di kampus Universitas Labuhanbatu
acara diskusi ini bertemakan “Inovasi Desa untuk menghebatkan Kabupaten Labuhanbatu” dan dilaksanakan di Universitas Labuhanbatu (ULB).

Hadir dalam pertemuan diskusi tersebut antara lain, perwakilan Tenaga Ahli Kabupaten Labuhanbatu, Rektor Universitas al-Wasliyah (UNIVA Labuhanbatu), Wakil Rektor Yayasan Universitas Labuhan batu, utusan Universitas Islam Labuhanbatu (Unisla), Asosiasi Dosen Indonesia (ADI) Kabupaten Labuhanbatu (22/11/2018).

Dalam sambutannya Dasril Lumban Tobing selaku Koordinator Tenaga Ahli P3MD menjelaskan bahwa pertemuan ini digagas dalam rangka mempercepat dan merespon Program Inovasi Desa (PID) yang sudah di Launching oleh KEMENDESA sejak tahun 2017.

“Semua komponen harus terlibat terutama kampus sebagai pusat dunia pendidikan dalam memberikan kontribusi dan perkembangan kehidupan di desa.

Amanah Permendesa no.3 Tahun 2015 cukup jelas menerangkan bahwa universitas memiliki tanggung jawab dalam perjalanan menuju desa mandiri dan sejahtera.

Untuk itu kami menggandeng kampus untuk menuangkan ide, gagasan dan penguatan pendampingan, tegas dasril.

Tim Inovasi Kabupaten (TIK) dan Tenaga Ahil Kabupaten Labuhanbatu, telah melaksanakan Bursa Inovasi Desa tahun anggaran 2018, dalam hasil acara tersebut sudah terkumpul sebanyak 398 kartu komitmen pemerintah desa yang akan direplikasi dan dituangkan di dalam APBDesa untuk pelaksanaan kegiatannya di tahun 2019.

Antusias pemerintah desa untuk mereflikasi inovasi desa begitu kuat dan akan di proyeksikan di dalam APBdes tahun anggaran 2019, begitu juga dengan ide-ide inovasi desa yang ada di 75 desa se Kabupaten Labuhanbatu, kita akan capturing untuk dijadikan inovasi desa yang siap jadi inspirasi desa-desa lain yang ada di Indonesia.

Seluruh undangan pada kegiatan ini menyambut baik kegiatan ini dan sangat antusias. Ketua Asosiasi Dosen Indonesia (ADI) Kabupaten Labuanbatu ini juga berharap kepada seluruh undangan yang hadir memiliki komitmen yang kuat untuk meluangkan waktu mereka dalam menuangkan pemikiran untuk kemajuan desa yang ada di Labuhanbatu.  “Kita bersyukur ada kegiatan ini, sehingga kita mengerti bahwa universitas memiliki tanggung jawab yang besar terhadap kemajuan desa”, kata Irwansyah.

“Selama ini kita memang masih mencari-cari cara bagaimana agar bisa berkontribusi dan memberikan masukan untuk seluruh desa yang ada di Labuhanbatu, karena salah satu isi dari tri darma perguruan tinggi adalah pengabdian di masyarakat, tambahnya lagi.

Program Inovasi Desa (PID) yang diluncurkan Kementrian Desa PDTT ini dibagi kepada 3 bidang yaitu bidang infrastruktur, peningkatan Sumber daya Manusia dan Pengembangan Ekonomi Lokal.

Oleh karena itu peluang dan kesempatan untuk melakukan pengembangan begitu terbuka.

Jika kegiatan ini berjalan dengan lancar dan baik maka labuhan batu yang lebih hebat dapat terwujud dan beban pemerintah labuhan batu dapat lebih mudah menuju labuhanbatu hebat.

Di akhir kegiatan ini rektor univa Basyarul Ulya menjelaskan pertemuan ini harus terus dilaksanakan, universitas al-wasliyah kabupaten labuhanbatu siap memfasilitasi pertemuan selanjutnya. “Kegiatan seperti ini jangan hanya sekali dilaksanakan saja, perlu ada pertemuan-pertemuan lagi untuk menyatukan persepsi dan mengkoneksikan arah dan langkah selanjutnya. Kami dari UNIVA membuka pintu yang selebar-lebab brnya jika kegiatan lanjutan akan dilaksanakan dikampus kami”, tuturnya.

Setidaknya dari kegiatan ini akan kita terbitkan buku panduan hasil dari kreatifitas kita untuk memudahkan pemerintah desa dalam melaksanakan penyelenggaraan pemerintahan di desa. Untuk sebagai insan akademis saya akan mengintruksian seluruh dosen agar berperan aktif dan terlibat langsung dalam proses perkembangan dan kemajuan desa di labuhanbatu. Kita akan jadikan desa sebagai laboraturium baru untuk medan pendidikan dan penelitian, kata ulya tegas.(M,syarif)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru