LANGKAT

OLAHRAGA

DAERAH

Niyah Pencari Sapu Lidi Ditemukan Tewas Tertimpah Pohon Sawit Di Areal PTPN 3 Kebun Sei Silau

Kamis, 22 November 2018 | 13.18 WIB
Kali Dibaca |

Sebarkan:
harianfikiransumut.com-Asahan : Naas tak dapat dihindari,itulah yang dialami Niyah (31) seorang ibu rumah tangga warga Dusun II A Desa Sei Silau Timur Kecamatan Buntu Pane Kabupaten Asahan yang sehari-harinya mencari sapu lidi meregang nyawa tertimpah pohon kelapa sawit dikebun sei silau,Rabu(21/11) sekira pukul 17.00 wib.
Kejadian baru diketahui pertama kali oleh seorang warga bernama Sardi yang sedang mencari lembu/sapi miliknya di areal sawit areal perkebunan PTN III Sei Silau tepatnya di Afdeling III TM 2002 Blok 274, Dusun VI Pondok Bukit Desa Sei Silau Timur Kabupaten Asahan.

Sardi salah seorang yang sedang mencari lembu miliknya yang belum pulang menjadi orang pertama yang melihat mayat dalam keadaan posisi badan tertimpa pohon kelapa sawit,sontak Sardi terkejut dan berteriak namun karena panggilannya tidak didengar, kemudian dengan merasa takut Ia memanggil masyarakat dan mengatakan ada seorang  perempuan tertidur di areal sawit.

"Lalu,selang beberapa menit kemudian Sardi bersama masyarakat menuju tempat kejadian tersebut dan melihat ada seorang perempuan yang diketahui bernama Niyah(31), warga Dusun II A Desa Sei Silau Timur Kecamatan Buntu Pane Kabupaten Asahan dalam keadaan tertimpa pohon kelapa sawit yang mengakibatkan meninggal Dunia di TKP  dimana Pohon kelapa sawit tersebut melapuk "Komes" (batang sawit rapuh)."

Melihat ada korban meninggal dunia,kemudian warga melaporkan kejadian itu ke Polsek Prapat Janji.Pihak Polsek menerima adanya laporan tersebut bergegas menuju lokasi kejadian dan setibanya di TKP langsung melakukan olah TKP dan mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Sari Ramdhan didesain sei silau timur.

Dari hasil pemeriksaan Dokter,pada korban ditemukan  luka memar pada pinggul sebelah kiri, Luka lecet pada paha sebelah kiri dan kaki sebelah kanan robek dan patah.

Demikian dikatakan Kapolsek Prapat Janji AKP.Nasib Manurung saat dikonfirmasi Medan Pos melalui pesan singkat WhatsApp,Rabu(21/11) membenarkan adanya kejadian tersebut,dan kini masih dalam penyelidikan polisi.

"Selanjutnya korban dibawah kerumah duka di Dusun II A Desa sei silau timur,
Korban diketahui bekerja sehari- harinya mencari sapu lidi untuk biaya hidup kedua anaknya,dan tinggal bersama kedua orang tuanya.Sementara sang Dedek(suami korban) diketahui sedang merantau ke daerah Padang Sumatera Barat."terang Kapolsek.(suhardi)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru