Pihak Perusahaan Terkesan Enggan Datang Besuk Karyawannya Pasca Kecelakaan Kerja

harianfikiransunut.com | Besitang - Keluarga Korban kecelakaan Kerja kecewa atas sikap  perusahaan PT. IMSL yang enggan datang membesuk salah satu karyawan nya pasca mengalami kecelakaan Kerja.

Hampir Satu bulan Korban Keluar dari Rumah sakit Putri Bidadari, Namun pihak Perusahaan tempat Korban bekerja tidak pernah datang untuk melihat Kondisi Korban, ucap Murniati(47) Ibu kandung Korban Kepada awak media ini Selasa, (11/10/2022). 

M.yusuf(19) warga Dusun Xll Desa Bukit Selamat Kecamatan Besitang Kabupaten Langkat.yang menjadi korban Kecelakaan kerja di tempat ia ya berkerja pada Sabtu 27 Agustus 2022 Sekitar Pukul 21.00 WIB.

Peristiwa kecelakaan kerja itu terjadi saat  Korban sedang melakukan aktifitasnya bekerja seperti biasa di dalam Pabrik Kelapa Sawit (PKS), tiba-tiba M.yusuf(Korban) terpeleset, sehingga tangan sebelah kanannya masuk ke dalam mesin penggiling Tandan Buah Sawit (TBS), kata Ibu Korban.

Diduga, saat berkerja, korban tidak menggunakan Alat Pelindung Diri(APD) sehingga pergelangan tangan korban langsung putus akibat tergiling mesin.

Setelah mendengar jeritan Korban, Karyawan yang lain(rekan korban) langsung memberikan pertolongan dan mengevakuasi korba ke  Puskesmas Besitang untuk dilakukan pertolongan pertama, kemudian korban langsung dirujuk ke Rumah Sakit(RS) Putri Bidadari di Stabat.

Murniati Br Siregar mengisahkan, akibat dari kecelakaan itu, anaknya M.Yusuf dirawat selama 22 hari di Rumah Sakit Putri Bidadari.

Kemudian, pada 17 September 2022 anak saya M.Yusuf diperbolehkan pulang oleh pihak Dokter  meski kondisinya belum sepenuhnya pulih, dan disarankan agar korban datang kembali untuk mengontrol dan ganti perban di RS tersebut. 

Murniati juga menambahkan, memang biaya perobatan di Rumah Sakit ditanggung oleh pihak perusahaan, akan tetapi biaya untuk kontrol itu biaya sendiri.

Sebagai orang tua korban, saya sangat terpukul dan kecewa karena anak saya telah kehilangan satu tangannya yang sebelah kanan, lirih Murniati.

Hampir satu bulan, anak saya di rumah, namun pihak perusahaan sama sekali tidak pernah datang untuk menjenguknya, tutur ibu korban.

Selanjutnya, terkait telah terjadinya Insiden kecelakaan kerja yang menimpa M. Yusuf, awak media melakukan konfirmasi ke pihak perusahaan yang dimaksud.

Salah seorang Satpam Penjagaan Pos Perusahaan.tersebut mengatakan, kebetulan Humas sedang tidak ada ditempat, silahkan bapak jumpai saja Pak Humas di rumahnya Kata petugas Satpam. (R.az)
Komentar

Berita Terkini