LANGKAT

OLAHRAGA

DAERAH

DIDUGA IKUT UJIAN PAKET C BERBAYAR DI DELI SERDANG

Rabu, 09 Mei 2018 | 22.30 WIB
Kali Dibaca |

Sebarkan:
L. Pakam - harianfikiransumut.com : Direktur Gerakan Indonesia Bersih Romi makmur Rangkuti mengatakan peserta Kelompok Belajar (Kejar) Paket C di Kabupaten Deli serdang  Sumatera utara diminta bayaran Ujian Nasional (Unas) Rp 3 juta per peserta.

Padahal, ujian Kejar Paket C gratis, karena program ini untuk pemuda/i putus sekolah dan masyarakat tidak mampu imbuh Romi.

"Saya A warga Tanjung morawa yg putus sekolah untuk ujian nasional Kejar Paket C ditarik Rp 3 juta oleh pegawai di instansi yang bersangkutan tersebut, dan itu dijanjikan  pasti lulus," kata  salah seorang peserta yang namanya enggan disebutkan,namun karena keterbatasan uang, saya mundur dari peserta paket C tersebut.

Karena Unas Paket C bayar, lanjut Romi makmur Rangkuti, banyak peserta di sejumlah rombongan belajar (rombel) di desa-desa mundur, karena tidak kuat bayar.

"Awalnya memang gratis, sekarang bayar. Jadi kalau dikatakan gratis itu tidak benar. Program Kejar Paket itu sudah dikomersialkan, bukan lagi untuk warga tidak mampu, tapi siapa yang "mau" bayar papar Romi lebih lanjut.

"Uang Rp 3 juta itu bagi warga kurang mampu sangat banyak, mereka lebih baik keluar daripada harus bayar sebesar itu. Padahal, Kejar Paket itu saya yakin sudah dibiayai negara,"jelasnya Romi makmur Rangkuti yg juga seorang Aktifis ini.

Romi makmur Rangkuti selaku Direktur Gerakan Indonesia Bersih yang anti dengan Korupsi ini meminta kepada Plt Bupati Deli serdang H. Zainuddin Mars untuk segera  menindak oknum oknum yang bersangkutan tersebut, Daerah ini harus bersih dari korupsi dan ujian kejar paket c ini dilaksanakan agar Anak anak Indonesia mampu meningkatkan sdm nya serta mampu bersaing dengan anak anak lainnya. ( RM)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru