Replanting PTPN IV unit Tonduhan,bermasalah karena lemahnya pengawasan.

harianfiksum.com : SIMALUNGUN -
PTPN IV PUSAT MEDAN saat ini tengah gencar gencarnya melakukan replanting atau tanam ulang peremajaan tanaman kelapa sawit di setiap unit unit PTPN IV,seperti yang ada di kebun afdling I dan II PTPN IV UNIT TONDUHAN,dalam pengerjaannya pastinya pihak perusahaan mengunjuk pihak rekanan/ vendor.

Dalam pengerjaan proyek peremajaan tanaman ulang kelapa sawit ternyata tidak semua di kerjakan yang sesuai dengan  kerangka acuan kerja (KAK) ,seperti di unit Tonduhan yang terindikasi dikerjakan asal jadi demi meraup keuntungan lebih,oleh pemenang tender di duga PT Bintang Timur milik Bapak Manan ,pengusaha asal Medan.

Tujuan peremajaan tanaman ulang (replanting) yang dilakukan perusahaan agar hasil produksi kebun sawit tidak menurun secara drastis,pada tahap ini diperlukan perencanaan yang matang dan terperinci untuk menghindari terjadinya kerugian selama kegiatan peremajaan,mengingat program tanaman ulang
merupakan proyek investasi masa depan perusahaan PTPN IV.

Hasil penelusuran awak media selasa (16/08/2022), menjelaskan bahwa pengerjaan proyek tanaman ulang(TU) yang sedang berlangsung di afdeling I dan II dikerjakan oleh vendor asal Medan,dan mendapati pekerjaan yang tidak sesuai seperti Ripping tidak mencapai kedalaman 60cm,lukuan yang tidak merata dan ukuran irisan  ciping 10cm sampai 15cm.

Terpisah,awak media meminta tanggapan terkait temuan ini melalui pesan singkat whatsapp ke pak Naga (selasa. 16-08-2022 )selaku askep di kebun unit tonduhan,"Terima kasih bg,segera di tindak lanjuti untuk di perbaiki,"ucapnya singkat.

Lalu awak media meminta penjelasan dari pihak PT Bintang Timur ( bang Bakti )melalui pesan watsapp (jumat 19 - 08 - 2022)beliau beranggapan pekerjaan nya sudah benar dgn apa yg di temukan dan di kirim awak media ke bapak askep Tonduhan.

Namun setelah awak media kembali ke lokasi afdling II di areal blok 94 NM   tersebut,tidak di temukan perbaikan yang di sampaikan oleh askep unit Tonduhan,dan awak media mencoba kembali tanggapan beliau,tetapi askep unit Tonduhan memilih bungkam.

Awak media langsung mengirim temuan ini ke meja redaksi ,agar kedepan pihak manajemen PTPN IV unit Tonduhan sebagai pengawas pekerjaan vendor bisa lebih tegas terhadap vendor yang melaksanakan pekerjaannya tidak lari dari aturan yang tertuang dalam kerangka acuan kerja (KAK).(R.Sirait)
Komentar

Berita Terkini