Rumah Pengusaha Sapu Ijuk Di Tebing Tinggi Dilahap Sijago Merah

Keterangan Foto: Kobaran Api ketika melahap rumah pengusaha sapu ijuk, Jalan Bahkuliat Lk. II  Kel. Pelita Ke Bajenis Kota Tebing Tinggi. Jumat (28/1/22) Sore.

harianfikiransumut.com : Tebing Tinggi - Sijago merah murka satu unit rumah semi permanen milik Parlindungan  Harahap (56) seorang Wiraswasta,Warga Jalan Bahkuliat Lk. II  Kel. Pelita Ke Bajenis Kota Tebing Tinggi ranap dilahap Api, diduga konseliting arus listrik  tidak ada korban jiwa dalam kebakaran itu.Jumat (28/1/22).

Kapolsek Padang Hulu AKP Bringin Jaya,SH,MH. melalui Kasi Humas AKP Agus Arianto, dini hari Via WhatsApp, membenarkan kebakaran itu.

Agus menjelaskan keronologis , Pada hari Jumat  28 Januari 2022 sekira pukul 17.00 wib,di rumahnya yang terletak  di Jalan Bahkuliat Lk. II Kel. Pelita Kec.Bajenis Kota Tebing Tinggi ,Istri korban Parlindungan Harahap bernama Rosida Br. Siregar  memasak nasi untuk makan malam keluarga dengan memasaknya didalam reskuker yang dicokkan di Cok sambung didalam kamar rumahnya. 

Setelah dicokkan  Rosida Br. Siregar kembali ke gudang disamping rumahnya untuk kembali bekerja membuat sapu ijuk seperti biasanya. Ujar Agus

Kemudian sambungnya, Beberapa saat berada di dalam gudang disamping rumahnya membuat ijuk  yaitu sekira pukul 17.15 Wib, istri korban yg bernama Rosida Br. Siregar melihat ada asap api yang berasal dari dalam kamar rumahnya.

Selanjutnya Rosida Br. Siregar bergegas masuk kedalam rumahnya dan melihat telah terjadi kebakaran hebat  berasal dari dalam kamar. Melihat itu Rosida Br. Siregar menjerit minta tolong kepada penduduk sekitar untuk membantu memadamkan api yang sudah  mulai marak membakar dinding dan atap rumahnya. Seketika itu masyarakat berdatangan  untuk membantu memadamkan kebakaran tersebut .

Sekira pukul 17.50 Wib, 2 ( dua) unit mobil  pemadam kebakaran  Pemko Tebing Tinggi datang kelokasi kebakaran dan langsung bekerja memadamkan kebakaran,Hingga Api dapat di padamkan keseluruhansekira pukul 18.30 wib. Beber Agus.

Agus menambahkan, Akibat peristiwa tersebut korban melangalami kerugian material berupa  uang kontan sebanyak Rp. 90.000.000 ( sembilan puluh juta rupiah) didalam Dompet Lemari beserta Emas dan 1 (satu) unit rumah dinding papan ditaksir lebih kurang Rp.120.000.000,-( Seratus Dua Puluh Juta  rupiah).tutup Agus.(Nazli)


Komentar

Berita Terkini