Pelaku Tabrak Lari, Akhirnya Menyerahkan Diri Ke Satlantas Polresta Banda Aceh

harianfikiransumut.com | Banda Aceh - Pelaku tabrak lari yang terjadi terjadi di depan SD Negeri 20 Banda Aceh pada Selasa, 11 Januari 2022 kemarin, akhirnya telah menyerahkan diri ke Satlantas Polresta Banda Aceh, Rabu (12/1/2022).

Diketahui, Pelaku berinisial AL (41) warga Aceh Besar sebagai pengemudi dump truk BL 8507 LG menyerahkan diri setelah menerima surat panggilan dari Satlantas Polresta Banda Aceh terkait kasus laka lantas pada Selasa, 11 Januari 2022 yang menyebabkan seorang warga bernama Muhammad Wildan meninggal dunia, kata Dirlantas Polda Aceh Kombes Pol. Dicky Sondani, S.I.K., M.H, Kamis (13/1/2022) di Kantor Unit Laka, Kota Banda Aceh.

Pelaku A mengakui bahwa dirinya merasa  kebingungan usai kecelakaan tersebut  yang menyebabkan Muhammad Wildan meninggal dunia ditambah lagi rasa panik dan takut diamuk masa," kata A, saat diinterogasi Dirlantas Polda Aceh Kombes Pol. Dicky Sondani, S.I.K., M.H.

Seharusnya pelaku A bertanggung jawab atas kecelakaan tersebut. Terkait rasa  kekhawatirannya akan diamuk massa, mestinya yang bersangkutan langsung menyerahkan diri ke kantor polisi terdekat, bukan malah kabur.

Dicky juga membeberkan, dari hasil interogasi didapati informasi bahwa yang bersangkutan tidak memiliki SIM B1, sesuai dengan golongan kendaraan yang ia kendarai.

Kemudian, diketahui pula bahwa STNK yang diamankan, pajak kendaraan tersebut sudah habis masa berlakunya sejak tahun 2018 yang lalu.

"Ia tidak ada SIM B1, pajaknya juga mati. Tentu hal ini akan menjadi catatan bagi penyidik unit Laka. Bagaimana pun yang bersangkutan harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di pengadilan," pungkas Dicky.(pakar).

Komentar

Berita Terkini