Sikapi Keluhan PDPK, PKS Siap Potong Pokir 3 Dewannya

Aceh Tamiang | Menanggapi Wacana Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang terhadap Pemotongan gaji para guru PDPK sebesar Rp. 200.000/bulannya pada tahun 2022 mendatang, anggota Dewan  Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Aceh Tamiang rela program pokok-pokok pikiran (Pokir) atau aspirasinya pada APBK 2022 dipotong.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Muhammad Saman selaku anggota Komisi II DPRK Aceh Tamiang sehari setelah para tenaga PDPK Aceh Tamiang ramai-ramai mendatangi gedung DPRK Aceh Tamiang melakukan audiensi terkait rencana pengurangan belanja honorarium PDPK sebesar Rp 200 ribu per orang setiap bulannya terhitung mulai Januari-Desember 2022, disalah satu Kafe di Kecamatan Karang Baru, Jum'at, (26/11).

Dikatakannya, setelah melihat postur anggaran yang ada dan berkoordinasi kepada Ketua DPD PKS Aceh Tamiang, M. Nazir serta 2 anggota DPRK Aceh Tamiang Partai PKS lainnya yakni Dedi Suriansyah dan Jayanti Sari, pihaknya menyatakan siap program pokok-pokok pikiran (Pokir) atau aspirasinya pada APBK 2022 dipotong untuk bayar gaji Pegawai Daerah dengan Perjanjian Kerja (PDPK) atau tenaga honorer, sebutnya.   

“Kita merasa iba akan kondisi mereka, kita juga sudah bermusyawarah di internal  partai, kami anggap langkah ini sebagai solusi untuk membantu dan memberikan solusi atas keluhan para rekan-rekan PDPK” ujar Saman.

Menurutnya, besaran dana pokir dewan PKS yang akan dipotong untuk PDPK berkisar antara Rp 150-200 juta. Jika sikap ini juga diikuti oleh seluruh anggota DPRK Aceh Tamiang yang ada, tentunya pemotongan gaji PDPK tahun anggaran 2022 akan tercukupi, pungkas Muhammad Saman sembari mengatakan agar rekan-rekan PDPK untuk dapat bersabar dan selalu berdoa supaya di diberikan solusi yang terbaik.

Sementara itu, Ketua Forum PDPK pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Tamiang, Bunyamin, S. Sos.i sangat mengapresiasi sikap anggota dewan dari Partai Keadilan Sejahtera Kabupaten Aceh Tamiang atas kesediaannya untuk mengorbankan program pokir atau aspirasinya untuk membantu dan memberikan solusi terhadap para PDPK Aceh Tamiang.

“Diharapkannya, semoga seluruh anggota dewan yang ada di Aceh Tamiang memiliki suara yang sama untuk memberikan solusi terhadap keluhan kami,” ungkap Bunyamin mengharapkan. 


Laporan |  pakar



Komentar

Berita Terkini