Di Hari Guru Nasional, Para Guru PDPK Datangi Kantor DPR Aceh Tamiang

Aceh Tamiang | Bertepatan memperingati Hari Guru Nasional (HGN) Tahun 2021, sejumlah guru PDPK dibawah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Tamiang datangi Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tamiang, pertanyakan wacana  pemotongan gaji pokok para guru-guru PDPK, Kamis(25/11).

Kedatangan sejumlah guru PDPK tersebut disambut langsung oleh Ketua DPRK Aceh Tamiang Suprianto, ST,, Wakil Ketua DPRK Aceh Tamiang, Muhammad Nur serta anggota DPRK Aceh Tamiang, Dodi Fahrizal, Sugiono Sukandar, Fitriadi, M. Irwan, Rahmad Syafrizal, Roslina, Purwati, Muhammad Saman, Maulizar Zikri diruang Badan Musyawarah DPRK setempat.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua Forum PDPK di Lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Tamiang, Bunyamin, S.Sos. i, kepada para Wakil Ketua dan anggota DPRK Aceh Tamiang menyampaikan, bahwa kedatangannya bersama sejumlah guru PDPK tersebut  mewakili para guru PDPK lainnya untuk bersilaturahmi serta menyampaikan aspirasinya.

Saat ini, hati dan perasaan kami sedang dirudung pilu, ketika mendengar wacana pemerintah kabupaten Aceh Tamiang akan memangkas dan memotong gaji pokok para guru PDPK mencapai Rp. 200.000 setiap bulannya di tahun 2022 mendatang. Sementara, gaji kami hanya berkisar, 815.000, sampai 900.000, ungkapnya.

Oleh karena itu, kami memohon kepada pihak DPRK Aceh Tamiang, agar berkenan untuk membatu serta memeberikan solusi terbaik untuk kami para honorer PDPK,  sehingga wacana pemotongan gaji honorer PDPK tersebut tidak terjadi pada tahun 2022 harapnya.

Bunyamin mengatakan, anggaran 200.000 itu sangat berharga bagi kami sebagai  para guru PDPK, dengan gaji pokok yang tidak seberapa itu, kami sudah kesulitan untuk membiayai kehidupan, konon lagi di potong 200.000, ungkap Bunyamin dan di iyakan oleh beberapa perwakilan guru PDPK dengan penuh linangan air mata di hadapan para anggota DPRK seraya menceritakan keluh kesah kehidupannya dalam mengajar saat memeberikan ilmu pengetahuan kepada anak didik, agar berguna bagi bangsa dan negara.

Keluhan para guru PDPK dilingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Tamiang tersebut mendapat sambutan dari Ketua DPRK Aceh Tamiang Suprianto, ST.

Supriyanto, ST mengatakan bahwa kami dari semua fraksi yang ada di DPRK Aceh Tamiang menolak wacana pemotongan gaji honorer PDPK, Insya Allah gaji para  PDPK untuk tahun 2022 terhitung sejak  Januari s/d September 2022, akan aman dan tidak terjadi pemotongan, sebutnya.

Namun demikian, pada Oktober hingga Desember 2022 mendatang, akan dibahas kembali pada anggaran Perubahan 2022, ungkap Ketua DPRK Aceh Tamiang Supriyanto ST sembari memberikan harapan, 


Laporan | pakar

Komentar

Berita Terkini