Karyawan BUMN KA ditemukan Sudah Tak Bernyawa Di Perumahan Gelatik No.7

harianfikiransumut.com I Tebing Tinggi- Warga  Kota Tebing Tinggi di hebohkan atas temuan Mayat yang diketahui bernama Akbar Sumi seorang Karyawan BUMN KA, Warga Perumahan Gelatik No. 7 Jalan Gelatik Lk. I Kel. Pinang Mancung Kec. Bajenis Kota Tebing Tinggi. Korban ditemukan saksi dikediamannya sudah tidak bernyawa dalam keadaan terlentang diatas tempat tidur, pada Jumat (22/10/2021) Sekitar pukul 20.00 Wib.

Mendapat informasi adanya temuan mayat , Reskrim Polres Tebing Tinggi AKP. WIRHAN ARIF, SH.SIK.MH bersama Kapolsek Rambutan Kota Tebing Tinggi AKP. H. SAMOSIR, SPd dan piket fungsi, Tim Inafis serta personil Polsek Rambutan, melakukan cek lokasi beserta olah TKP penemuan mayat tersebut.

Berdasarkan keterangan Saksi Rifan Alfahri dan Ibra Hidaya Tullah kepada polisi sebelum di temukan mayat korban menjelaskan, saksi Rifan Alfahri bersama saksi Ibra Hidaya Tullah disuruh oleh istri korban yang saat sekarang ini berada di Kota Sibolga untuk mendatangi rumah korban karena istri korban mengatakan bahwa korban tidak mengangkat telpon istri korban.

Setelah saksi Rifan Alfahri dan Ibra Hidaya Tullah tiba dirumah korban, rumah korban dalam keadaan gelap dan gerbang rumah dalam keadaan digembok, lalu saksi Rifan Alfahri dan Ibra Hidaya Tullah  langsung lompat pagar dan memanggil korban dari luar rumah namun tidak dijawab, lalu kedua saksi mencoba membuka pintu namun pintu terkunci sehingga saksi mengintip dari jendela dan melihat korban dalam keadaan terlentang diatas tempat tidur sambil memanggil korban namun tidak ada sahutan.

karena kedua saksi mengira korban pingsan lalu kedua saksi memanggil tetangga korban dan menerangkan peristiwa yang dilihat saksi, kemudian dua orang tetangga korban langsung mendatangi rumah korban dan langsung mendobrak pintu rumah korban, setelah masuk kedalam rumah dan masuk kedalam kamar para saksi melihat bahwa korban sudah tidak bernyawa, lalu saksi Rifan Alfahri menelpon saksi lainnya yaitu Boini Efendi selaku Abang Kandung korban menerangkan bahwa korban sudah meninggal dunia.

Berdasarkan keterangan Boini abang kandung korban bahwa korban semasa hidupnya mengalami sakit jantung.

Selanjutnya korban dibawa ke RSUD Kumpulan Pane Kota Tebing Tinggi untuk dilakukan visum luar.

Dari Hasil dari pemeriksaan Visum Luar oleh pihak medis menerangkan bahwa pada diri korban tidak ada ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan.

Sementara piihak kelurga, menerangkan bahwa menolak korban untuk dilakukan otopsi karena pihak keluarga mengatakan bahwa meninggal nya korban adalah meninggal wajar bukan akibat adanya pidana melainkan korban semasa hidupnya mengalami sakit jantung.

Selanjutnya pihak keluarga  bersedia membuat surat pernyataan untuk tidak  dilakukan otopsi.

Saat ini kasus penemuan mayat tersebut telah ditangani oleh Polsek Rambutan Polres Tebing Tinggi. (Naz)

Komentar

Berita Terkini