harianfikiransumut.com

Seorang IRT Di Aceh Tamiang Akhiri Hidupnya Dengan Seutas Tali


Aceh Tamiang
| Sungguh Tragis, seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial IT(32th) warga warga Dusun Tani, Desa Pangkalan, Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang akhiri hidupnya menggunakan seutas tali, Rabu (22/9/2021).

Kapolres Aceh Tamiang, AKBP Imam Asfali melalui Kasubbag Humas Polres Aceh Tamiang, Iptu Untung Sumaryo dalam rilis tertulisnya mengatakan, korban IT ditemukan meninggal dunia usai bunuh diri dengan cara menggantungkan lehernya di dalam kamar orang tuanya..

Menurut keterangan saksi T.M Arifin Sanjaya, saat itu ia bersama temannya Rudi datang ke rumah korban dan melihat korban di dalam kamar orang tuanya dalam kondisi telah terbaring.

Korban gantung diri dan talinya sudah diputusin menggunakan pisau kater lalu korban terjatuh ke lantai, kata Ibu korban mengatakan kepada saksi T.M. Arifin Sanjaya.

Selanjutnya, saksi T.M Arifin Sanjaya memeriksa denyut nadi ditangan kiri korban, saat itu nadi korban masih berdenyut hingga akhirnya saksi T.M. Arifin Sanjaya bersama ibu korban, Bidan Desa dan Sekdes setempat langsung membawa korban ke RSUD Aceh Tamiang  menggunakan becak mesin.

"Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan pihak petugas rumah sakit, korban  dinyatakan telah meninggal dunia,".

Pihak Keluarga tidak berkenan jenazah  korban untuk divisum, jenazah korban langsung dibawa pulang ke rumah duka menggunakan ambulance untuk segera dilaksanakan fardhu kifayahnya. 

Hingga saat ini, belum diketahui apa penyebab korban nekat mengakhiri hidupnya dengan cara menggantung diri dan masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut," ungkapnya Iptu Untung Sumaryo mengakhiri.

Komentar

Berita Terkini