harianfikiransumut.com

Kasi Pidsus Aceh Tamiang Tanggapi Orasi Haprizal Roji

harianfikiransumut.com | Aceh Tamiang - Aktivis Anti Korupsi, Haprizal Roji, S.Sos melakukan Aksi Orasi tunggal di tiga titik, tepatnya dimulai didepan warung kopi corner jalur masuk Kantor Bupati Aceh Tamiang, di DPRK Aceh Tamiang dan didepan Kantor Kejari Aceh Tamiang, Rabu(02/06/2021).

Aksi orasinya itu dilakukan secara tunggal hanya menggunakan pengeras suara jenis toa dan di bantu oleh dua orang rekannya sebagai pembawa spanduk.

Dalam aksinya, Haprizal Roji menyampaikan beberapa tuntutan diantaranya, Seret Oknum Koruptor Tamiang ke BUI, Korupsi di Tamiang Berjamaah Mulai dari ULP dan Rekanan, dan terakhir ia Mendukung Penuh Kinerja Kejaksaan Negeri Tamiang Untuk Menuntaskan Kasus Korupsi Jalan Marlempang.

Terkait hal itu, beberapa awak media dan LSM(Lembaga Swadaya Masyarakat) serta masyarakat melakukan konfirmasi ke Kantor Kejaksaan Negeri Aceh Tamiang, berlangsung di ruang kerja Kasi Pidsus, Rabu(02/06/2021).

Kejari Aceh Tamiang melalui Kasi Pidsus, Reza Rahim SH.MH didampingi Rajes Kana,SH,MH, mengatakan, dugaan tindak pidana yang dilakukan oleh kontraktor/rekanan atas pekerjaan pembangunan jalan poros Desa Marlempang Kecamatan Bendahara tentunya masih dalam proses dan  menunggu ahli fisik, terangnya.

"Insya Allah, selasa depan, hasilnya telah kami terima, jika dalam perhitungan ahli terbukti  menimbulkan kerugian negara, maka rekanan bisa ditetapkan menjadi tersangka.

"Seoanjutnya, setelah ditetapkan sebagai tersangka, kita akan mengeluarkan sprindik khusus, dan untuk diketahui bahwa SPDP kasus marlempang itu sudah dikirimkan ke KPK dan Kejagung,  bahwa kasus tersebut sudah dalam proses penyidikan,"ujar Kasi Pidsus.

Sementara itu, Kasi Intel Kejari Aceh Tamiang, Rajes Kana,SH.MH, mengucapkan terima kasih atas informasi yang diberikan oleh Hafrizal Roji, kita akan melakukan pengembangan  terkait kebenarannya.

"Lagi pula saya baru satu bulan dinas disini, tentunya banyak hal-hal yang perlu di pelajari, dan  tidak serta merta menelan mentah-mentah informasi tersebut, diperlukan pembuktian dan secara mendalam," sebut Rajes Kana.

Ditambahkannya, dukungan para insan Pers, LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) dan masyarakat sangat dibutuhkan guna mendukung kinerja Kejaksaan dalam pemberantasan tindak pidana korupsi.

Mari kita sama-sama ikut andil dalam mendukung pemberantasan korupsi khususnya di Kabupaten Aceh Tamiang," pungkas Kasi Intel mengakhiri.

Penulis : pakar


Komentar

Berita Terkini