harianfikiransumut.com

126 Orang Warga Karang Baru Ikut Vaksin Massal Di Hari 2.

harianfikiransumut.com | Aceh Tamiang - Di hari kedua pelaksanaan program vaksinasi serentak, terdapat 126 Orang Warga Karang Baru Ikut Vaksin Massal yang berlangsung di aula kantor Camat Karang Baru Kabupaten Aceh Tamiang.

Program vaksinasi secara serentak di provinsi Aceh ini dimulai sejak 3 juni 2021 dan akan berakhir pada 7 Juni mendatang.

Untuk hari ini, dari hasil pendataan petugas kesehatan, tercatat sebanyak 126 orang warga karang baru yang namanya yang masuk dalam data untuk menjalani vaksin sinovac, kata Kepala Puskesmas Karang Baru, Irwanuddin SKM saat di konfirmasi harianfikiransumut.com, Jum'at, 4 Juni 2021.

Namun, hari ini hanya 124 orang warga saja yang divaksin, masing-masing 82 orang publik dan 42 orang lanjut usia (lansia), sementara terdapat pula dua(2) orang warga kecamatan karang baru terpaksa  di tunda untuk Divaksin.

Penyebab penundaan itu dikarena 2 orang tersebut adalah ibu-ibu yang sedang hamil, jadi kedua orang ibu hamil yang dimaksud, terpaksa ditunda untuk divaksin, sebut Irwanuddin.

Disebutkan, bagi penderita atau peserta Vaksinasi yang memiliki riwayat penyakit bawaan tidak dapat dilakukan vaksin diantaranya Hipertensi, Diabetes Melitus, Pernah Covid - 19, penyakit penyerta lainnya dan harus melalui pemeriksaan dokter terlebih dahulu. 

Dari 126 orang tersebut termasuk juga perangkat desa dan 55 orang guru dengan jumlah vaksin sebanyak 12 vial.

Kita berharap, bagi peserta yang akan menjalani vaksin, jangan pernah merasa takut, karena dengan cara divaksin, kita dapat mencegah dan terhindar dari penyebaran Covid-19.

Kepada Kepala Dinas Kesehatan, Dandim 0117/Aram, Kapolres Aceh Tamiang, Kabag Humas Setdakab Aceh Tamiang, Camat, Danramil 20/Kbr, Kapolsek Karang Baru, Irwanuddin juga mengucapkan terima kasih atas kehadirannya untuk mengunjungi kegiatan vaksinasi.

Pantauan media saat berjalannya program vaksinasi tersebut tetap mengedepankan protokol kesehatan, memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.

Penulis : pakar

Komentar

Berita Terkini