-->

Muhammad Abral Raih Prestasi Terbaik Pada Gebyar Literasi Piala Mukhlis Takabeya

fiksumnews.com - Bireuen : Muhammad Abral, Mahasiswa UIN Ar-Raniry Banda Aceh Program Studi Hukum Ekonomi Syariah semester 5 berhasil meraih juara 1 lomba Video Pendek yang di selenggarak oleh PT Takabeya Perkasa Grup.


Ajang perlombaan bertajuk “Mukhlis Takabeya Petarung dari selatan” Dalam Rangka Hari Guru Nasional, Di Gelar Gebyar Literasi Piala Mukhlis Takabeya dan yang diselenggarakan oleh PT Takabeya Perkasa Grup menggandeng Rangkang Sastra sebagai Event Organizer   menetapkan muhammad Abrar, mahasiswa Uin Ar-Raniry, juara 1, juara 2, Nurul Aini , Teater SMA Negeri 3 Bireuen,  juara 3, Bahri , Juara 4, Oki iskandar, Juara 5, Wilda Zahira, dan Juara 6 Muliawati, Sabtu (26/07/2020).


“Alhamdulillah, kita bersyukur kepada Allah dan saya berterima kasih kepada pihak penyenggara dan yang sebesar-besarnya apresiasi kepada teman-teman serta segala pihak yang telah mendukung, sehingga karya kita bisa masuk juara 1 terbaik, ucap Abral seraya memberikan apresiasinya kepada semua pihak.

Lanjut, saya berharap Kegiatan Gebyar Literasi ini mampu menjadi motivasi lebih untuk guru dan juga pemuda-pemudi Bireuen untuk berkembang seperti perjuangan yang ditunjukkan oleh Mukhlis Takabeya


Mahasiswa UIN Ar-Raniry yang juga aktif dalam kegiatan Perfilman dan sosial tersebut, juga meminta kepada seluruh pihak agar terus berperan aktif dan solutif. 


Hal ini menurutnya harus terus dilakukan, demi mencerdaskan kehidupan bangsa melalui perlombaan karya-karya sebagai bentuk dorongan atau apresiasi bagi anak muda agar bisa terus berkontribusi penuh bagi daerah.


“Kita meminta juga kepada seluruh pihak untuk terus menjaga peranan aktif dan memberikan ide-ide solutif. Ini adalah bentuk dari upaya mencerdaskan kehidupan bangsa serta bentuk dorongan dan apresiasi bagi anak muda untuk bisa berkontribusi bagi daerah. 


Karena tulisan dan video pendek maupun Film sangat positif yang dilahirkan melalui pemikiran kreatif dan konstruktif, merupakan senjata yang ampuh dan bisa menembus ribuan kepala. Kita harus manfaatkan teknologi dan media untuk bisa mewujudkan itu semua,” tutupnya, (red).

Komentar

Berita Terkini