-->

Sejumlah Orangtua Wali Murid Menjerit, Kapankah Berakhirnya Covid-19.

fiksumNews.com - Aceh Tamiang : Tak tahan menghadapi tingkah laku anak-anaknya di rumah, sejumlah warga Pulau Tiga Kecamatan Tamiang Hulu, mengadu ke Kantor Bupati Aceh Tamiang, sekira pukul 15.00 wib, Senin, (26/10)

Kedatangan sejumlah warga pulau tiga tersebut merupakan perwakilan dari wali murid yang telah merasa prihatin akan tingkah laku anak-anak nya di rumah di masa pandemi Covid-19.

Mereka datang menyampaikan atas keluhan para wali murid atau para orang tua yang merasa prihatin dengan nasib anak-anak nya di masa mendatang.

Saat ini, anak-anak kami telah dibutakan oleh permainan game melalui Handphone dan tidak lagi mendengar nasehat dari orangtuanya.

Oleh karena itu, kami meminta agar pemerintah kabupaten Aceh Tamiang untuk dapat memberikan kebijakan supaya dapat membuka kembali Sekolah dan proses belajar mengajar secara tatap muka., kata Rasmiati mewakili orangtua wali murid.

Menurutnya, proses belajar mengajar melalui dalam jaringan(Daring) tidaklah mampu untuk mendidik bagi anak-anak kami, malahan efek belajar melalui daring membuat anak kami mengalami perubahan mental bahkan Anak-anak sudah tidak pernah patuh lagi dengan kondisi saat ini dan disibukkan dengan HP serta permainan Game.

Jika proses belajar mengajar di perbolehkan disekolah, maka kami tetap siap mengikuti protokoler kesehatan sesuai anjuran yang telah di terapkan oleh pemerintah.

Kami tidak tau, bagaimana nasib anak-anak kami kelak yang tidak berakhlak dan tidak lagi terdidik jika suasana Covid-19 yang tidak berakhir, kata Rasmiati, sembari merasa khawatir sambil  meneteskan kedua air matanya.

Sebelumnya, kedatangan para perwakilan dari orang tua wali murid yang berorasi dihalaman Kantor Bupati disambut langsung oleh Kabag Kesra Yetno, S.Pd dan mempersilahkan Lima orang perwakilan para wali murid yang di dominasi oleh kaum ibu-ibu untuk berdialog didalam ruang kerjanya.

Yetno S.Pd menjelaskan, segala keluhan para orangtua dan wali murid akan disampaikan ke Bupati Aceh Tamiang.

Semua masyarakat diharapkan untuk berdoa agar suasana Covid-19 ini dapat cepat berlalu, terkait pendidikan tatap muka disekolah, pihaknya mengatakan untuk tetap mengikuti arahan dan peraturan pemerintah provinsi, sebutnya.

Dikesempatan yang sama, Ketua Bidang Data dan Informasi Satgas Covid-19 Kabupaten Aceh Tamiang,  Agusliayana Devita S.STP menyampaikan bahwa  keprihatinan kita tetap sama, hari ini pola belajar anak-anak tidak lagi efektif dan produktif.

Namun, Kalau untuk keputusan proses belajar mengajar di sekolah, itu merupakan wewnangan provinsi Aceh.

Saat ini Kabupaten Aceh Tamiang salah satu kabupaten dari enam kabupaten lainnya  yang di tetapkan sebagai zona merah oleh pemerintah pusat, jadi, Keputusan menteri lah yang tidak membolehkan belajar, dan hanya zona hijau dan zona kuning yang di perbolehkan belajar tatap muka, Kata Devi sembari akan menyampaikan hal ini kepada Bupati Aceh Tamiang, Pungkasnya.

Pantauan media, setelah mendapatkan penjelasan dari Ketua Bidang Data dan Informasi Satgas Covid-19 Kabupaten Aceh Tamiang, para orang tua wali murid pun dapat menerimanya sembari menunggu hasil keputusan selanjutnya dari Bupati Aceh Tamiang, (pakar).

Komentar

Berita Terkini