-->

Majelis Muhabbah Rasullullah Aceh Tamiang Buka Pengajian Rutin.



fiksumnews.com - Aceh Tamiang : Majelis Muhabbah Rasulullah Aceh Tamiang buka pengajian kitab kuning Safinatun Najah bagi masyarakat untuk mengenal dasar-dasar syariat bagi umat muslim.

Pengajian kitab kuning Safinatun Najah tersebut dilaksanakan agar masyarakat dapat lebih memahami tentang ilmu fiqih secara mendasar dan tentang ilmu fardhu ain sebelum mempelajari ilmu lainnya

Hal itu disampaikan oleh  Ustazah Nada Afifah seorang santriwati lulusan Pondok Pesantren Lirboyo - Kediri - Jawa Timur tahun 2020.

Kepada harianfikiransumut.com Ustazah Afifah mengatakan, niatnya untuk menjadi seorang pengisi pengajian telah terlahir sejak ianya mengenyam pendidikan agama Islam di ponpes Lirboyo, sebut Afifah seorang ustadzah muda yang juga sebagai pimpinan Majelis Muhabbah Rasulullah Kabupaten Aceh Tamiang. 

Melalui Majelis Muhabbah Rasulullah ini, saya akan memberikan ilmu yang saya dapat, Insya Allah pengajiannya akan dilaksanakan pada Sabtu, 10 Oktober 2020 sekira pukul 14.00 Wib bertempat di Mushalla Babul Falah Dusun Setia Kampung Tanah Terban Kecamatan Karang Baru Kabupaten Aceh Tamiang, sebutnya.

Pengajian tersebut dilaksanakan secara terbuka bagi kaum hawa (ibu-ibu) atau remaja dengan memperhatikan dan tetap mematuhi protokol kesehatan sesuai anjuran Pemerintah, ucap Afifah.


Pengajian ini juga akan dilaksanakan secara rutin pada setiap hari Sabtu, di Mushalla Babul Falah Kampung Tanah Terban guna untuk mempelajari ilmu yang terkandung dalam Kitab Safinatun Najah.

Dalam hadis dikatakan bahwa menuntut ilmu adalah fardhu (wajib) tanpa terkecuali baik terhadap kaum laki-laki maupun perempuan.

Selain pengajian di Majelis yang dipimpinnya, Ustazah Nada Afifah juga bersedia untuk mengisi pengajian di luar jadwalnya, terkhusus bagi kaum ibu-ibu , baik pengajian rutin di kampung ataupun pada kegiatan wirid Yasin.

Mari mengaji bersama kitab Safinatun Najah, melalui pengajian ini, kiranya kita dapat lebih memahami ilmu agama  dengan baik dan benar, harapnya, (pakar).

Komentar

Berita Terkini