-->

M. Nadir Dipercayakan menjabat Ketua KPA Wilayah Teuming.

 

iksumnews.com -Aceh Tamiang : Ketua Peralihan Aceh (Pusat), H. Muzakir Manaf ganti Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA) Wilayah Teuming (Aceh Tamiang) dari Abdullah alias Bayo ke M. Nadir alias Baja.

Pergantian Ketua KPA Wilayah Teuming tersebut berdasakan Surat Angkee Limboi : 04 / KPA / X / 2020 di tandatangani di Kuta Radja : UB Senin 12 Oktober 2020 oleh H. Muzakir Manaf (Mualem) mengangkat M. Nadir sebagai Komite Ketua Peralihan Aceh (KPA) Wilayah Teuming (Aceh Tamiang) dan Yusri Mansyah alias Burong Wakil Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA) Wilayah Teuming (Aceh Tamiang)

Informasi yang dihimpun, bahwa M. Nadir alias Baja  membenarkan dirinya telah diberikan amanah oleh Ketua KPA Pusat, H. Muzakir Manaf untuk menjabat sebagai Ketua KPA Wilayah Teuming (Aceh Tamiang) menggantikan Abdullah alias Bayo.

"Sejak 12 Oktober 2020 kemarin saya diberikan amanah untuk menjalankan KPA di Aceh Tamiang," sebut M. Nadir, Rabu (14/10/2020) di Karang Baru.

M. Nadir menjelaskan pengangkatan dirinya menjabat sebagai Ketua KPA langsung ditanda tangani oleh Mualem di Kuta Radja.

Selain mengangkat dirinya sebagai Ketua KPA, Mualem juga mengangkat Yusri Mansyah alias Burong sebagai Wakil Ketua KPA Wilayah Teuming.

"Mualem juga berpesan kepada saya agar dapat menjalankan amanah yang telah diberikan. Satukan barisan KPA, jalin koordinasi baik dengan jajaran PA, dan junjungi tinggi loyalitas dan kekompakan demi memajukan Aceh kedepan," sebut Baja menirukan pesan Mualem.

Dalam Surat pengangkatan dirinya  sebagai Ketua KPA Wilayah Teuming, Kuta Radja : UB Senin 12 Oktober 2020, Surat Angkee Limboi : 04 / KPA / X / 2020 yang isinya, Ulon njang nan Muzakir Manaf, Jabatan sibagoe Keutuha Komite Peuralehan Atjeh (KPA) Pusat, nibak uroe Ulon angkee :

1. M. Nadir Jabatan sibagoe keutuha Komite Peuralehan Atjeh (KPA) Wilayah Teumieng (Aceh Tamiang).

2. Yusri Mansyah Jabatan sibagoe Waki keutuha Komite Peuralehan Atjeh (KPA) Wilayah Teuming (Aceh Tamiang) 

Surat Angkee njoe neupeujak buet mulai surat njoe meutanda djaroe, dan meujo na keuliru akan tapeubeutoi lagee njang patot, (pakar)

Komentar

Berita Terkini