-->

Bupati Palas Hadiri Tanam Perdana Jagung dan Padi Gogo di Kecamatan Sosa Timur.

 
fiksumNews.com - Palas : Bupati Padang Lawas (Palas) H. Ali Sutan Harahap, bersama Wakil Bupati Padang Lawas (Palas) drg. H. Ahmad Zarnawi Pasaribu, CHt, MM, MSi, Sekretaris Daerah (Sekda) Arpan Nasution, S.Sos, dan jajarannya hadiri dan lakukan tanam perdana jagung dan padi ladang (Padi Gogo) di Lahan, Areal Peremajaan Sawit Rakyat (PDR) seluas 712 Hektar Desa Pir Trans Sosa IA, Kecamatan Sosa Timur, Kabupaten Palas, Sabtu (03/10/2020).
Hadir juga dalam kegiatan tersebut, Kapolres Palas, AKBP. Jarot Yusviq Andito, SIK., Kajari Palas Kristanti Yuni Purnawanti, pabung Kodim 0212/TS,  Staf Ahli Bupati, Para Asisten, Pimpinan OPD Palas, Ketua TP PKK Palas bersama anggota,  Camat Sosa Timur Darwin Simatupang, Sekretaris, Kades,  Tokoh Pemuda, Agama, Ketua MUI Sosa timur, dan seluruh Kelompok tani sosa timur, serta tokoh masyarakat dan masyarakat Sosa Timur Juga Insan Pers.
Bupati Palas H. Ali Sutan Harahap dalam sambutannya mengatakan, dalam rangka  penanaman perdana padi gogo dan jagung. Du areal PSR dengan luas 712 Hektar. Kecamatan Sosa Timur, seperti kita ketahui bersama semtor tanaman khususnya padi dan jagung, mempunyai peranan yang sangat strategis, dalam membanfun perekonimian daerah.
Untuk itu, perlu terus kita upayakan pengembangannya agar dapat berperan sebagai penyedia pangan untuk ketahanan pangan daerah, penyediaan lapangan kerja, dan sumber pendapatan masyarakat, demi menuju peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya daerah kabupaten padang lawas kita ini.
Bila kita kaitkan dengan stabilitas nasional sangat erat kaitannya kecukupan dan ketersediaan pangan bagi seluruh masyarakat. Pemerintah  daerah telah berupaya semaksimal mungkin untuk menjamin keyersediaan pangan dengan meningkatkan produksi hasil dari pertanian terutama padi dan jagung. Kata Bupati.
Dimana, Kabupaten Palas yang memiliki topografi yang bervariasi, ada yang mendatar, bergelombang, berbukit dan bergunung, bahkan dataran rendah hingga tinggi. Maka palas memiliki potensi pertanian yang berbeda, mulai dari padi gogo, jagung, Ubi ubian, Sayur sayuran, dan tanaman holtikultura lainnya, dilahan areal ini dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan di daerah.
Disamping itu, Pemerintah sudah melalukan realokasi anggatan yang lebih besar dialokasikan berupa bantusn benih, bibit, program padat karya, stabilisasi stok dan harga pangan, realokadi itu menjadi modal pemerintah untuk mendongkrak produktivitas pangan sekaligus menongkatkan kesejahteraan petani. Sebut Ali Sutan.
"Keberpihakan terhadap petani kecilpun harus ditunjukkan dengan optimalisasi peran penyuluh pertanian". Apalagi dengan adanya pandemi Covid-19 ini, tidak boleh menjadi penghalang bagi penyuluh untuk terus mendampingi petani, penyediaan stok pangan menjadi prioritas pemerintah. Kata Bupati.
Diterangkan Selain itu, tak kalah pentingnya optimalisasi lahan, karena pemetintah daerah terus berkomitmen mendorong untuk pemanfaatan lahan suboptimal seperti lahab kering, sekaligus guna mencegah tetjadinya alih fungsi lahan pertanian.
Ditambahkan Ali Sutan, pada tahun 2020 ini data realisasi tanam padi yang luas dari bulan januari hingga juli sudah mencapai seluas 8.820 hektar, kurang sedikit dari luad tanam target 9.459 hektar, sedangkan luas panen padi di palas 17.050 hektar., dengan produktivitas 3,5 ton perhektar.
Namun, jika konsumsi beras dari bulan januari dampai juli 2020, di palas sekitar 18.458 ton, Maka diperoleh angka produksi padi kita mencapai 59.675. Ton gabah kering panen atau setara dengan 38.192 ton beras. Dari itu, kita masih surplus beras sekitar 19.733 ton beras, papar bupati.
Sementara untuk luas lahan tanam jagung di palas 78 hektar dari januari hongga agustus dengan hasil panen 469.20 ton. Hal ini yentu saja sangat menggembirakan apa lagi di tengah covid-19 saat ini dimana ketahanan pangan merupakan pondasi nasional. Beber Ali sutan.
" Kita tahu pandemi covid 19 saat ini, dibutuhkan leboh banyak inovasi dan yerobosan untuk memastikan tercukupinya kebutuhan pangan", kata bupati dan hasil produksi pertanian padi juga harus didukung oleh peran serta penyuluh pertanian lapangan.
Dalam kesempatan itu juga bupati menghimbau, seluruh penyuluh pertanian di kecamatan sosa timur ini, agar terus meningkatkan pembinaan dan bimbingan kepada petani kita, sehingga para petani terbantu produksi padinya dimasa mendatang.
Dan tidak boleh dilupakan dalam menjaga ketahanan pangan selama pandemi covid-19, memastikan petani kita tetap sehat, sejahtera. Agar terus semangat dalam berproduksi padi, selalu perhatikan protokol kesehatan, yang telah di tetapkan pemerintah dan jangan lupa selalu pakai masker dalam beraktifitas diluar rumah, imbau Ali Sutan.
Ditambahkan bupati, semoga usaha yang dilakukan oleh kelompok tani kita ini, tetus meningkat dari tahun ketahun, dalam mendukubg ketahanan pangan di daerah kita yang cintai ini, sehingga pertanian dipalas menjadi keberkahan dan bermanfaat, serta bisa membawa palas yang "BERCAHAYA" Sebagaimana yang telah dicita citakan, pungkan Bupati Palas. H. Ali Sutan Harahap, (TSO). (A.Salam Siregar)
Komentar

Berita Terkini