-->

MPD Aceh Tamiang Susun Silabus BTQ dan ABT Secara Terpadu.

fiksumNews.com - Aceh Tamiang : Majelis Pendidikan Daerah (MPD) Kabupaten Aceh Tamiang melaksanakan  penyusunan silabus dan bahan ajar mata pelajaran muatan lokal Baca Tulis Al Qur'an dan Adat Budaya Tamiang ( BTQ - ABT) secara terpadu, bertempat di SDN 1 Karang Bundar, Kecamatan Karang Baru, Rabu (16/9).

Silabus ini nantinya akan diterapkan di sekolah - sekolah mulai dari tingkatan SD, SMP, SMA, SMK serta madrasah yang berada dibawah naungan Kantor Kementrian Agama Aceh Tamiang.

Ketua Majelis Pendidikan Daerah (MPD) Kabupaten Aceh Tamiang, Fahmizar di sela-sela - sela kegiatan penyusunan silabus tersebut mengatakan, program ini dalam upaya memenuhi kebutuhan dunia pendidikan, terutama menyangkut budaya serta bernuansa Islami.

Fahmizar menyebutkan, Silabus merupakan rencana pembelajaran pada suatu dan/atau kelompok mata pelajaran/tema tertentu yang mencakup standar kompetensi, kompetensi dasar, materi pokok/pembelajaran, kegiatan pembelajaran, indikator pencapaian kompetensi untuk penilaian, penilaian, alokasi waktu, dan sumber belajar.
Dalam penyusunan silabus yang berlangsung selama dua hari tersebut, melibatkan 39 orang peserta terdiri dari unsur Dinas Pendidikan Aceh Tamiang, pengawas sekolah tingkatan SD, SMP, SMA sederajat, tokoh Pendidikan, tokoh adat, pemerhati Pendidikan serta keterwakilan dari Kemenag Aceh Tamiang.

Sebelum direalisasikan juga akan di seminarkan terlebih dahulu untuk dapat diketahui kekurangan atau kelemahan silabus BTQ - ABT dimaksud sehingga bisa dilakukan revisi agar silabus ini benar - benar terwujud sebagaimana diharapkan bersama.

" Kita targetkan silabus ini bisa rampung dan dapat diterapkan pada tahun ajaran baru mendatang, " ujar Fahmizar.

Dikesempatan yang sama, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Tamiang, Drs. Zulkarnain Putra,M.SI mengatakan, penyusunan silabus dan bahan ajar secara terpadu ini akan menghasilkan bahan ajar yang berakar dan berbasis pada kearifan lokal. " Artinya semua sisi budaya dan tradisi kearifan lokal di satu padukan menjadi bahan ajar, " ujarnya.

Jadi dalam implementasinya akan melahirkan generasi muda Aceh Tamiang yang Islami, cerdas, berkarakter, berbudi, berbudaya serta ikut menerapkan dan melestarikan kearifan lokal dalam kehidupan sehari-hari.

Pihaknya mendukung dan mengapresiasi program yang diselenggarakan oleh Majelis MPD Kabupaten Aceh Tamiang selama dua hari yaitu mulai 16 - 17 September 2020 ini, sebut Zulkarnain Putra.

Sementara itu, Kepala Sekretariat MPD Aceh Tamiang, Wan Irwansyah mengemukakan, kendatipun tidak tersedianya anggaran pihaknya tetap konsisten untuk mendukung dan memfasilitasi sehingga kegiatan penyusunan silabus BTQ - ABT ini dapat berjalan dengan baik dan maksimal. " Apalagi program ini untuk kemajuan pendidikan di daerah ini, " pungkasnya, (pakar).
Komentar

Berita Terkini