-->

Bang RN Kalungkan Ulos Ke Ustad Abdul Somad LC MA Tanda Hormat dan Kasih Sayang

fiksumNews.com : Simalungun – Ulos adalah kain tenun khas Batak berbentuk selendang. Benda sakral ini merupakan simbol restu, kasih sayang dan persatuan, sesuai dengan pepatah Batak yang berbunyi: “Ijuk pangihot ni hodong, Ulos pangihot ni holong”, yang artinya jika ijuk adalah pengikat pelepah pada batangnya maka ulos adalah pengikat kasih sayang antara sesama.

Pada awal kemunculannya tentu Ulos tidak langsung menjadi sakral seperti sekarang ini. Butuh proses yang sangat panjang dalam menjadikan kain ini sebagai tenun yang istimewa. Setelah ratusan tahun berlalu, sesuai dengan hukum alam yang berlaku, Ulos menjadi ciri khas dan budaya yang ada dalam Suku Batak.

Ulos ini kemudian memiliki arti penting tersendiri yang sering dipakai oleh tetua dalam berbagai pertemuan adat, serta acara resmi. Tak jarang, Ulos dijadikan sebagai hadiah, tanda sayang yang diberikan kepada mereka yang terkasih.
Ritual mengulosi dalam budaya Suku Batak

Seiring perkembangan zaman, Ulos menjadi kain yang memiliki makna penting dan disakralkan. Dalam adat Batak, ritual mengulosi (upacara adat) yang notabenenya tidak dilakukan oleh sembarang orang.

Ulos tidak hanya bisa diberikan kepada anggota keluarga sebagai tanda cinta saja, orang asing non-batak pun bisa menerima kain tenun tradisional ini. Jika diberikan kepada orang asing, maka maknanya bergeser menjadi tanda hormat si pemberi kepada penerima. Misalnya saja, Ulos yang diberikan ketua adat kepada Presiden, menteri atau pemimpin lain, dengan doa dan harapan, Ulos tersebut diharapkan membuat pemimpin bisa menjalanan tugasnya dengan penuh kasih sayang dan bijaksana.

Kehadiran Ustad Kondang Prof Dr H. Abdul Somad LC MA di Grand Opening PT GSN Siantar-Simalungun. Kamis (13/08/2020)

Reberton Nainggolan yang biasa di sapa Bg RN di beri kesempatan untuk mengalungkan Ulos tanda hormat dan Kasih sayang kepada ustad Abdul Somad.

Bukan tanpa alasan, Bg RN merupakan kretor dibalik kedatangan ustda Abdul Somad LC MA di Kecamatan Hatonduhan setahun yang lalu.

Peranan Bg RN memdatangkan sang ustad kondang ke Hatonduhan berawal dari Nazar Ayahnya Bapak Mukkin Nainggolan, hingga kepercayaan PT GSN Travel Tour, Haji dan Umroh di serahkan sepepunya Ibu Melisa Sihombing untuk dikembangkan di wilayah Siantar-Simalungun. (aziz)
Komentar

Berita Terkini