-->

OKP dan Aktivis Sesalkan Jubir COVID-19 Bicara Soal Kode Etik

fiksumNews.com : Pelalawan - Organisasi Kepemudaan (OKP) dan juga Aktifis dari Satuan Pelajar Mahasiswa Pemuda Pancasila (Sapma PP) menyesalkan sikap Jubir GT-PPC Pelalawan soal kode etik saat salah satu pasien positif inisial MN, yang ditahui salah seorang petinggi di PT RAPP.

Pernyataan Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 (GT-PPC) Pelalawan, Asril, M.Kes. Yang di sesalkan Ormas dan Aktifis, itu mengenai penjabaran identitas pasien MN tersebut.

"Sangat kita sesalkan soal ini, ada apa pas menyangkut PT. RAPP, Jubir Asril, menggemborkan masalah kode etik, padahal kalau memang petinggi apa salahnya. Toh dengan identitasnya sesuai keperluan informasi bisa jelas, bisa lebih mempercepat memutus mata rantai dan masyarakat lebih waspada," tegas, ketua Sapma PP Pelalawan, Said Roben, Selasa, 21 Juli 2020 siang.

Bahkan, Said menanyakan, apakah pak Asril baru belajar soal keterbukaan informasi publik (KIP)?, kenapa selama ini identitas masyarakat lain yang Positif COVID-19 dijelaskannya secara gamblang dimuka umum, tidak bicara soal kode etik?.

"Jika memang dia (Asril) bicara soal kode etik, sampaikan untuk semua pasien, jangan gara-gara dia sebagai Jubir, petugas kesehatan lain yang jadi pandangan lain dari masyarakat," tanya, Said, menuturkan.

Sejauh ini, kata Said, pihaknya juga sudah banyak mengumpulkan data dan sudah banyak kejanggalan yang ditemuinya dilapangan, mulai dari masyarakat yang jelas punya riwayat menderita penyakit hampir 15 tahun dinyatakan positif virus corona, dan Jubir Asril, berani secara gamblang menyampaikan identitas sampai ke sanak familinya.

"Sekali lagi kita tanyakan, kenapa saat pasien lain banyak yang di Bully, pak Asril berani menyampaikan identitas, kenapa saat bersinggungan dengan PT RAPP tidak berani, malah bicara soal kode etik. Bahkan di data kami ada korporasi lain yang pekerjanya ada positif corona, disampaikan juga identitasnya sama dia," pungkas Said,  kepada harianfiksum.com.(74yung).
Komentar

Berita Terkini