-->

Naas Pencari Sapu Lidi Menjadi Korban Replanting Di Perkebunan PTPN IV Unit Balimbingan

fiksumNews.com - Simalungun : Di tengah wabah Covid-19 saat ini masih memcengkam khususnya di Kabupaten Simalungun yang berdampak pada kesulitan perekonomian masyarakat.

Tak heran jika pekerjaan saat ini sangat sulit, banyak warga dusun 1 Nagori Tangga Batu, meraka mencari nafkah di area replantingan perkebunan AFD III Balimbingan untuk mencari sapu lidi guna memenuhi kebutuhan hidupnya.
Namun Naas menghampiri Paulus Singa (70) warga dusun 1 Tangga Batu, Kec. Hatonduhan, Kab. Simalungun, nyawanya tak tertolong, Dia tertimpa cabang sawit di area replanting ADF III Balimbingan yang sedang di kerjakan PT Andalas Bintang Cemerlang saat mencari sapu lidi.

Dari keterangan Gamot dusun 1 Tangga Batu P. Pasaribu menjelaskan kronologi kejadian, " Korban dan istrinya mencari sapu lidi di blok 26 area replanting ADF III Balimbingan saat itu korban  asik mencari sapu lidi, sementara alat berat yang tak jauh dari korban sedang beroperasi menumbang sawit, tak disangka ujung pelepah mengenai korban di bagian muka dan dada korban. Senin (27/07/2020)

"Selanjutnya korban dilariakan ke rumah sakit Balimbingan untuk mendapatkan perawatan, tak lama dirawat korban menghembuskan nyawa di RS Balimbingan, kata Gamot kepada awak media Fiksum Simalungun.

Hal itu di benarkan Kapala Desa Tangga Batu Irawanto, menurutnya, "pihak desa akan membantu memfasilitasi segala keperluan korban untuk melakukan koordinasi dengan pihak yang bertanggung jawab, agar korban bisa mendapatkan haknya, Kata Pangulu.

Tak lama berselang Kepolisian resort Tanah Jawa turun Ke TKP terlihat Kapolsek Tanah Jawa Kompol Syamsul Baharuddin, Kanit Intelkam Iptu Masrianto, Kapos Hatonduhan Aiptu RB Silitongah bersama Babinsa Sertu TA Napitupulu terjun dan beberapa personil laiinya turun kelapangan selanjutnya lansung sambagi rumah duka di dusun 1 Tangga Batu.

Lebih lanjut Mapolsek Tanah Jawa mengumpulkan informasi serta beberapa barang bukti juga saksi untuk diproses secara hukum. (SA)
Komentar

Berita Terkini