-->

LAMSEL Dua Ormas Bentrok, Ini Kata GMBI Distrik Lamsel

    
fiksumNews.com —Lampung Selatan : Organisasi Masyarakat(Ormas) Pemuda Pancasila (PP) dan GMBI (Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia) dikabarkan bentrok di Desa Sri Tanjung Kecamatan Tanjung Bintang, Lampung Selatan, berujung 3 orang korban luka-luka termasuk Kapolsek Tanjung Bintang, AKP Talen Hafidz, Rabu 29 Juli 2020 sekitar pukul 11.30 siang.

Sementara itu Ketua DPD LSM GMBI Lampung selatan Heri Prasojo,SH melalui Rian Fajar Hidayat Kepala Devisi non Litigasi saat dihubungi Lampungmedia menjelaskan kedetangan GMBI ke Kantor Urusan Agama (KUA) untuk ber Audensi secara resmi dengan bersurat bahka ikut serta Masyarakat yang merasa di rugikan.
“Yang memicu bentrok pada saat Audensi di Kantor Urusan Agama Tanjung Bintang yaitu Pada saat Selesai Audensi di halaman Kantor Urusan Agama Tanjung Bintang ada banyak Anggota Ormas Pemuda Pancasila disitulah Awal Terjadi bentrokan, kalau mereka tidak ada di lokasi bentrok tidak akan terjadi,” kata Rian
“Sekarang Yang kami pertanyakan Setatus keberadan Ormas Pemuda Pancasila di Kantor Urusan Agama Tanjung Bintang pada Saat itu apa kepentingan nya apa, Karana keberada kamai (LSM GMBI) Jelas keberadan kita Legal Sesuai Surat Permohonan Audensi yang kami sampaikan dan Undangan dari pihak KUA Tanjung bintang, tentunya bentrok tersebut tidak akan terjadi kalau Orams Pemuda Pancasila Tidak ada,!” tambahnya
“Yang kami pertanyakan siapa yang mengundang Ormas Pemuda Pancasila untuk hadir dan kapasitas nya sebagai Apa?, dan untuk pemukulan Aparat penegak hukum kami pastikan tidak ada, bahkan kejadian tersebut di saksikan oleh beberapa kawan media dan mereka Siap untuk diminta Keterangan kesaksian” tegasnya
dilansir oleh fiksumNews.com Akibat kejadian ini, Kapolsek Tanjung Bintang harus dilarikan ke Puskesmas Tanjung Bintang yang tidak jauh dari lokasi. Kapolsek sendiri, diserang dengan cara ditarik baju seragamnya dan bagian leher terkena cakaran massa GMBI.
“Iya tadi sekitar pukul 11.30 WIB ada bentrok di lapangan. Ada tiga orang terluka dan dibawa kesini. Satu Kapolsek luka bagian leher dan dua dari Ormas Pemuda Pancasila luka bagian hidung. Ketiganya sudah di visum, namun hasilnya belum keluar karena belum ada surat pengantar dari kepolisian,” ujar salah satu perawat Puskesmas Tanjung Bintang saat dihubungi.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Pemuda Pancasila dan Polsek Tanjung Bintang belum bisa dikonfirmasi. Sementara itu kasus ini sudah ditangani oleh pihak Polres Lampung Selatan, untuk diketahui penyebab bentrok dan lainnya. Informasi yang beredar, beberapa anggota kepolisian masih berjaga-jaga disekitar lokasi.(suradi dede)LAMSEL Dua Ormas Bentrok, Ini Kata GMBI Distrik Lamsel

   
fiksumNews.com —
Lampung Selatan —(Organisasi Masyarakat) Pemuda Pancasila (PP) dan GMBI (Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia) dikabarkan bentrok di Desa Sri Tanjung Kecamatan Tanjung Bintang, Lampung Selatan, berujung 3 orang korban luka-luka termasuk Kapolsek Tanjung Bintang, AKP Talen Hafidz, Rabu 29 Juli 2020 sekitar pukul 11.30 siang.

Sementara itu Ketua DPD LSM GMBI Lampung selatan Heri Prasojo,SH melalui Rian Fajar Hidayat Kepala Devisi non Litigasi saat dihubungi Lampungmedia menjelaskan kedetangan GMBI ke Kantor Urusan Agama (KUA) untuk ber Audensi secara resmi dengan bersurat bahka ikut serta Masyarakat yang merasa di rugikan.
“Yang memicu bentrok pada saat Audensi di Kantor Urusan Agama Tanjung Bintang yaitu Pada saat Selesai Audensi di halaman Kantor Urusan Agama Tanjung Bintang ada banyak Anggota Ormas Pemuda Pancasila disitulah Awal Terjadi bentrokan, kalau mereka tidak ada di lokasi bentrok tidak akan terjadi,” kata Rian
“Sekarang Yang kami pertanyakan Setatus keberadan Ormas Pemuda Pancasila di Kantor Urusan Agama Tanjung Bintang pada Saat itu apa kepentingan nya apa, Karana keberada kamai (LSM GMBI) Jelas keberadan kita Legal Sesuai Surat Permohonan Audensi yang kami sampaikan dan Undangan dari pihak KUA Tanjung bintang, tentunya bentrok tersebut tidak akan terjadi kalau Orams Pemuda Pancasila Tidak ada,!” tambahnya
“Yang kami pertanyakan siapa yang mengundang Ormas Pemuda Pancasila untuk hadir dan kapasitas nya sebagai Apa?, dan untuk pemukulan Aparat penegak hukum kami pastikan tidak ada, bahkan kejadian tersebut di saksikan oleh beberapa kawan media dan mereka Siap untuk diminta Keterangan kesaksian” tegasnya
dilansir oleh fiksumNews.com Akibat kejadian ini, Kapolsek Tanjung Bintang harus dilarikan ke Puskesmas Tanjung Bintang yang tidak jauh dari lokasi. Kapolsek sendiri, diserang dengan cara ditarik baju seragamnya dan bagian leher terkena cakaran massa GMBI.
“Iya tadi sekitar pukul 11.30 WIB ada bentrok di lapangan. Ada tiga orang terluka dan dibawa kesini. Satu Kapolsek luka bagian leher dan dua dari Ormas Pemuda Pancasila luka bagian hidung. Ketiganya sudah di visum, namun hasilnya belum keluar karena belum ada surat pengantar dari kepolisian,” ujar salah satu perawat Puskesmas Tanjung Bintang saat dihubungi.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Pemuda Pancasila dan Polsek Tanjung Bintang belum bisa dikonfirmasi. Sementara itu kasus ini sudah ditangani oleh pihak Polres Lampung Selatan, untuk diketahui penyebab bentrok dan lainnya. Informasi yang beredar, beberapa anggota kepolisian masih berjaga-jaga disekitar lokasi.(suradi dede)
Komentar

Berita Terkini