-->

IPBN Tabur 25 Ribu Benih Ikan Di Aek Kapasuk Untuk Kelestarian Alam Dan Lingkungan

fiksumuNews.com, Simalungun : Ikatan Pemuda Bosara Nauli (IPBN) berdiri atas inisiatif para pemuda pecinta lingkungan yang ada di Nagori Bosar Nauli Kecamatan Hatonduhan, Kab. Simalungun. Rabu (28/07/2020)

Gagasan terbentuknya Ikatan Pemuda di Bosar Nauli tak terlepas peran serta Pemerintah Desa Bosar Nauli Suriaten, Dia berharap dengan di bentuknya Ikatan Pemuda Busar Nauli (IPBN) bisa memperkuat rasa kebersamaan menjalin silatuhrahim dan bekoordinasi dengan masyarakat setempat, ujarnya.

Terpisah, Camat Hatonduhan Drs Zocson Silalahi MPD, mengapresiasi kegiatan IPBN saat melaksanakan pelepasan bibit ikan Nila dan lele di Aek Kapasuk dusun III Sinonok Dia bersama Pangulu Buntu Turunan Roberton Nainggolan SE ikut serta melepaskan 25 ribu benih ikan untuk kelestarian lingkungan.

Bg RN Pangulu Buntur yang ikut mendampingi pelepasan benih ikan di Aek Kapasuk, Dia berpesan, "kelestarian lingkungan menjadi tanggung jawab kita bersama, untuk pelestarian lingkungan perlu di keluarkannya peraturan desa agar seluruh masyarakat mengerti dan faham cara menjaga lingkungan.

"kebiasaan buruk masyarakat yang gemar mencemari lingkungan seperti menuba/meracun ikan di aliran sungai, menyetrum, menumbang pohon disisi sungai bisa dikotrol. aturan Perdes itulah yang membatasi kebisaan buruk masyarakat, Ujar Bg RN.

Ketua IPBN Radin Sirait, saat ditanya bantuan benih ikan, Dia Menyebutkan, "benih ikan yang kami taburkan di sungai Kapasuk adalah swadaya Masyarakat, dengan tujuan untuk melestarikan lingkungan dan menjaga kelestariannya.

"kami ingin IPBN semakin maju dan berkembang khususnya di Nagori Bosar Nauli, kami yakin dan percaya Pemuda Bosar Nauli punya potensi untuk mengbangkan wawasan dan kemadirian.

"Pastinya kami meminta dukungan dan saran dari Pangulu Bosar Nauli, Pangulu Buntu Turunan, Camat Hatonduhan dan seluruh muspika, agar IPBN semakin exis dan bermanfaat untuk masyarakat, Kata Ketua IPBN R. Sirait. (aziz)
Komentar

Berita Terkini