harianfikiransumut.com

Terlihat Nyaman Saat 101 Warga Nagori Tonduhan Terima BLT Dana Desa Tahap II

harianfikiransumut.com : Simalungun - Nagori Tonduhan, Kecamatan Hatonduhan, Kabupaten Simalungun, menjadi nagori terakhir pembahagian BLT tahap I.

Namun pada tahap II Nagori Tonduhan pembahagian BLT dari Dana Desa terlihat lebih cepat di banding Nagori-nagori lainnya se-kecamatan Hatonduhan yang terdiri dari 9 Nagori.

Dari pantauan awak media FIKSUM (sugianto aziz) pembagian BLT tahap II Nagori Tonduhan jauh lebih baik dan lebih nyaman jika di bandingkan saat pembahagian BLT tahap 1. Kamis (25/06/2020)

Tak terlihat lagi masyarakat yang keberatan dan memprotes saat pembahagian BLT berlangsung, nampaknya masyarakat Nagori Tonduhan sudah bisa memahami dan menerima kenyataan dari hasil pendataan yang di lakukan perangkat desa Tonduhan.

Camat Hatonduhan Drs Zocson Silalahi MPD, di dampingi Kasi BPMN J. Sirait, Pendamping lokal Desa L. Sidabutar, PLD Supiani, Babinsa Sertu P. Sinaga dan Babinkamtibmas Iptu RH Sianturi ikut menyaksikan penyaluran BLT Nagori Tonduhan yang langsung di serahkan Pangulu Tonduhan Bariman Sinaga dibantu gamot dan perangkat Nagori.

Bariman Sinaga Pangulu Tonduhan memberikan beberapa penjelasan, sebelum dana BLT di serahkan ke masyarakat, dari keterangan Pangulu "bahwa 101 warga akan menerima BLT dari dana desa hal ini sesuai kuota yang kami terima.

"hadapannya, kata Bariman Sinaga, masyarakat yang menerima BLT bisa terbantu perekonomian, di tengah wabah Covid-19 yang sampai hari ini masih kita rasakan, sekali lagi kami menerima masukan dan saran juga pertanyaan dari warga soal data penerima BLT, kami akan memberikan penjelasan kepada masyarakat, bahwa dana BLT adalah dana yang bersumber dari pagu dana desa, jika ada bangunan yang sudah kita musduskan tak terlaksana pastinya masih kita pending karena dana sudah kita salurkan untuk menanganan Covid termasuk BLT ini kata Pangulu.

Selanjutnya  Camat Hatonduhan menyarankan kepada masyarakat, untuk tetap melaksanakan anjuran protocol kesehatan, jaga jarak, rajin cuci tangan dan gunakan masker.

Di samping ini Bindan Desa juga memngukur suhu tubuh dan menganjurkan cuci tangan untuk setiap warga yang hadir saat akan menerima BLT, bagi yang suhu tubuhnya diatas 37 derajat disarankan untuk minum san istirahat. (SA)
Komentar

Berita Terkini