-->

145 Kepala Keluarga Nagori Saribuasi Terima BLT Dari Dana Desa

harianfikiransumut.com, Simalungun : Nagori Saribuasi, Kecamatan Hatonduhan, menjadi Nagori terakhir pembahagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber APBN tahap pertama.

Penyaluran BLT di serahkan langsung Pangulu Saribuasi Waster Manurung, di saksikan dan di kawal Babinsa, Sertu P. Sinaga, Kapos Hatonduhan, Iptu RB Silitongah, Satpol PP, PDTI Kecamatan T. Situngkir ST, di bantu perangkat Nagori Saribuasi. Rabu (27/05/2020)

Antusias masyarakat penerima BLT cukup tinggi dari hasil pantauan awak media FIKSUM, masyarakat yang menerima BLT tergolong standar dan layak mendapatkan Dana tersebut.

Berdasarkan informasi yang di ambil Sekdes Saribuasi T. Manik, "penerima BLT Dana Desa ini sudah kami verifikasi secara detail dan bisa kami pastikan penerima BLT di luar dari data BST, BPNT dan PKH, warga yang tak menerima bantuan apapun Kami berikan Sembako, ujarnya Manik.

Hal senada di sampaikan Pangulu Saribuasi, Waster Manurung, menurutnya, "145 Kepala Keluarga yang Menerima BLT dari Dana Desa adalah warga yang sudah terdata sejak jauh-jauh hari, kami mengambil inisiatif pembahagian BLT tak harus menjelang lembaran, karna warga Nagori saribuasi 95% beragama Nasrani.

"artinya kebutuhan tak begitu mendesak, dan kami sadari pembahagian BLT tahap pertama Nagori Saribuasi menjadi Nagori terakhir di Kecamatan Hatonduhan, tujuannya adalah memastikan penerima PKH, BPNT dan BST benar-benar sudah tersalur dan tidak ada tumpang tindih,  ujar Waster Manurung.

Waster juga menambahkan, "Penerima BLT di Nagori Saribuasi sudah bisa kami pastikan tidak ada yang doble antara bantuan yang satu dengan yang lain, soal semabako dari Pemkab maupun Pemprov, setiap warga berhak menerimanya, namun untuk yang menerima BPNT memang kami koordinasikan lebih dulu, pasalnya penerima BPNT yang setiap bulan mereka terima juga sembako hanya beda cara pengambilan saja, tutur Waster Manurung.

Dia juga menyampaikan kepada masyarakat yang merasa kurang puas dengan penetapan penerima BLT maupun yang bantuan yang lain agar melapor ke kantor, supaya kita perjelas, pungkasnya.(SA)
Komentar

Berita Terkini