-->

Di UPT Puskesmas Tenggayun Melaksanakan Tes sweb 21 Santri


harianfikiransumut.com - Bengkalis : Di ruang UGD Puskesmas Desa Tenggayun telah dilaksanakan pengambilan sampel swab terhadap santri Al Fatah Temboro Magetan Jawa Timur yang dihadiri oleh orang tua santri, Kepala Desa, Bhabinkamtibmas dan para team medis dari Kecamatan Bandar Laksamana Kabupaten Bengkalis.

Sabtu 16 Mei 2020 Para santri yang diambil sampel swab tersebut antara lain yang pertama adalah Azza Nabila yang berasal dari Desa Parit 1 Api-api, Siti Fatimah Desa Sepahat, Suri Susanti Desa Sepahat, Al Maratun Desa Sepahat, Rizky Purna w, Sri Lestari, Dewi Rama Yansa Desa Bukit kerikil, Indri Sastia M, Nurulita Pajri, M. Zamir Desa Parit 1 api-api, Maimunah Desa Tanjung Leban, Siti Rahmah Desa Tanjung Leban, Muhammad Yusrin Kamil Desa Tanjung Leban, Sigit Arya Pratama, Syahrul Gunawan Desa Bukit kerikil, Muhammad Syafeii Desa Bukit kerikil, Antik Desa Bukit kerikil, Anwar Al Fatih Desa Bukit kerikil, Alvianto Desa Bukit Kerikil, Andika Muksin Desa Bukit kerikil, Khairinnisa Desa Bukit kerikil.

Adapun nama-nama yang bertugas mengunakan(APD) lengkap berwarna putih mengambil sampel swab pada agenda itu antara lain Dewi Trini SKM, Joe Fredy Ramses, A.Md. Kep yang berasal dari Dinas Kesehatan Bengkalis, beberapa petugas dari UPT Puskesmas Sungai Pakning adalah Marlia Pusanti, A.Md.AK, Dwi Citra Rasmiati, A.Md.AK, dan Fahmi. Sedangkan utusan dari UPT Sadar Jaya adalah Mhd. Defrizal, A.Md.AK. Kemudian UPT Puskesmas Tenggayun Ns. Sarikun, S.Kep, Try Mustika Sari, A.Md.AK, Sri Wahyuni, A.Md. Kep, dan Yusdianto.

Salah seorang dari orang tua murid yang tak ingin di sebut namanya menyatakan bahwa pelaksanaan sampel swab ini patut diberikan apresiasi bagi mereka yang bertugas, sebab dalam pelaksaan swab ini mereka bekerja dengan tenang, teliti dan penuh dengan dedikasi terhadap 21 ODP tersebut.

Acara swab tersebut di pimpin langsung oleh Kepala UPT Puskesmas Tenggayun Ns. Sarikun S.kep dengan hikmat. Beliau mengatakan bahwa untuk mengetahui hasil swab yang telah dilakukan pihak medis membutuhkan waktu tiga hari. Kemudian sembari menunggu hasil tersebut, 21 ODP tersebut harus melakukan karantina mandiri di rumah masing-masing. Dan beliau juga menghimbau kepada masyarakat agar tidak resah, selalu ikuti prosedur yang telah di tetapkan seperti selalu mencuci tangan, menjaga jarak, menggunakan masker ketika keluar rumah,paparannya. (Uje)
Komentar

Berita Terkini