Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Kecamatan Way Lima Terkesan Tak Layak Di Konsumsi

harianfikiransumut.com - Pesawaran : Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Way Lima semestinya harus lebih teliti dengan bantuan yang di salurkan ke masyarakat penerima BPNT, jangan sampai makanan yang tidak layak konsumsi di bagikan ke masyarakat. Minngu (26/04/2020).

Masyarakat Desa Pekondoh, Kecamatan Way Lima, Kabupaten Pesawaran, geger dengan di berikan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) berupa Beras 10 kg, wortel 1 kg dan buah Apel 1 kg yang tak layak di konsumsi manusia.

Menurut salah satu warga masyarakat Pekondoh, jangankan manusia yang makan Wortel dan Apel tersebut, binatang saja tidak mungkin memakan buah dan sayur yang sudah busuk/tidak layak di konsumsi itu.

Awak media kompasnusantara com mencoba konfirmasi ke TKSK Komari, ia mengelak, ia memberikan barang itu bagus, tapi karena e warung tidak kreatif makanya Wortel dan Apel tersebut membusuk.”jelas Komari

Dan kami menanyakan siapa suplayer dari bantuan BPNT tersebut kepada Komari melalui sambungan seluler Whatshapp selaku TKSK Kecamatan Way Lima, Komari enggan menyebutkan nama siapa suplayer nya. Kenapa dan ada apa dengan suplayer BPNT Kecamtan Way Lima tersebut.

Menurut Panglima Ormas GML, kalau barang yang di bagikan pastinya bagus tapi kenapa barang sudah di bagikan tidak di periksa dulu, mungkin kalau masyarakat tidak komplain tidak akan terjadi penggantian barang tersebut.

Dari hasil investigasi Panglima Ormas GML dan Kabiro Jejak Kasus kepada beberapa warga masyarakat yang mendapatkan bantuan BPNT, Apel dan Wortel yang busuk tersebut hanya di ganti dengan kentang saja sebanyak 1 kg, kenapa buah Apel yang busuk tidak di ganti.

Sementara pada situasi pandemi Covid-19 warga masyarakat di himbau untuk makan buah segar, kenapa buah busuk yang tidak layak konsumsi di bagikan kepada masyarakat. (suradi.dede lamsel)
Komentar

Berita Terkini