|

Bupati Aceh Tamiang Bersama Wagub Sumut Bahas Rencana Pengalihan Aset Eks Pabrik Es Saripetojo,



harianfikiransumut.com | Sumatera Utara : Bupati Aceh Tamiang, Mursil, SH, M.Kn, mengadakan pertemuan dengan Wakil Gubernur Sumatera Utara, Musa Rajekshah, Selasa (14/1/20) ba’da Shubuh.

Pertemuan digelar di kediaman pribadi Wagub yang kerap disapa Ijek tersebut, Komplek Perumahan Cemara Asri - Medan.

Usai shalat Shubuh berjamaah di Masjid Al-Musannif, Komplek Cemara Asri, Bupati Mursil menyertai Wagub Ijek berjalan ke kediamannya untuk sarapan pagi bersama. Setelahnya, baru kemudian pembicaraan dilakukan.

Dalam pertemuan yang berlangsung secara sederhana dan penuh kekeluargaan tersebut, kedua pimpinan daerah itu membahas rencana pengalihan aset eks Pabrik Es Saripetojo, anak usaha PD Aneka Industri dan Jasa Sumut.

Bupati Mursil, dalam kesempatan tersebut kepada Wagub Ijek mengemukakan rencana pengembangan usaha PDAM Tirta Tamiang.

Pada rencana pengembangan tersebut, disampaikan PDAM ingin meningkatkan kapasitas produksi air bersih hingga 1000 liter per detik. Ini guna menjamin kelancaran pasokan dan penyaluran kepada pelanggan yang kian bertambah jumlahnya.

Dijelaskan, tanah eks Pabrik Es Saripetojo yang berlokasi di Kampung Tanjung Karang Kecamatan Karang Baru tersebut, menjadi bagian penting dalam rencana pengembangan itu.


Mendengar hal tersebut, Wagub Ijek mendukung rencana pengembangan usaha PDAM yang disampaikan Bupati. Namun, secara normatif, Wagub Ijek mengatakan pengalihan aset yang berdiri di atas lahan seluas 1,6 ha dan hal-hal administratif lainnya mesti mengikuti aturan yang ada dan disepakati kedua belah pihak.

Sebagaimana diketahui, Pabrik Es Saripetojo adalah anak usaha PD Aneka Industri dan Jasa Sumut. 

Dulunya, perusahan ini memproduksi es batangan. Namun seiring waktu, pabrik es yang pernah jaya di era 80-an tersebut, akhirnya tutup medio 90-
an.


Meski izin penggunaan lahan telah habis pada tahun 1988, namun aset-aset eks Pabrik Es Saripetojo, di antaranya bangunan bekas pabrik, kantor, dan sejumlah unit rumah masih berdiri hingga kini.(pakar).

Komentar

Berita Terkini