|

Disinyalir Banyak Proyek di Aceh Tamiang Terancam Molor Pekerjaannya.



harianfikiransumut.com - Aceh Tamiang : Masa kontrak pekerjaan sejumlah proyek di Aceh Tamiang akan berakhir pada Desember 2019 mendatang, Sabtu, (9/11/2019).

Dengan demikian, sisa waktu normal pengerjaan proyek hanya menghitung hari. sementara pantauan di lapangan, masih banyak terdapat proyek dalam tahap pengerjaannya, dan dikhawatirkan akan terjadi molor pengerjaannya.

Hal itu dapat dilihat dilapangan masih banyak terdapat pekerjaan nilai progres nya masih rendah, ditambah dengan kondisi cuacanya yang sangat ekstrim dengan tingginya intensitas Curah Hujan.

Para kontraktor terdengar optimis bahwa pekerjaan akan selesai sesuai target dan tepat waktu.

Seperti halnya dikatakan oleh seorang pengawas mewakil pelaksana(jasa kontraktor), Dedy Prayitno saat ditemui dilokasi pembangunan jembatan Kampung matang cincin kecamatan Manyak Payed mengatakan, ianya optimis bahwa pekerjaan jembatan bernilai Rp.6.668.492.000, bersumber DAK 2019 tersebut akan selesai pada waktu yang ditentukan, sebutnya.

Saat ini kedua fondasi/abutmen jembatan telah dikerjakan, jadi tidak ada yang di khawatirkan lagi, jelasnya.

Mudah-mudahan, jika tidak ada kendala lain, pembangunan jembatan ini akan sesuai dengan target, ucapnya.

Sementara Plt. Kepala Dinas PUPR Aceh Tamiang Mix Donal saat dikonfirmasi pada Jumat, 8 November 2019 kemarin mengatakan, mudah-mudahan untuk pekerjaan anggaran 2019 akan selesai tepat waktu, jikapun terjadi dan pekerjaannya tidak selesai, akan dilakukan pemotongan kontrak, sebutnya.

Kendati demikian, akan dilihat juga penyebabnya, mengapa bisa terjadi keterlambatan, ucapnya.

Sementara, semua barang dan peralatan bangunan jembatan telah disediakan ditempat, tinggal menunggu waktu pemasangannya, dan itu dapat dilihat dilapangan atau lokasi pekerjaan, paparnya, (pakar).
Komentar

Berita Terkini