|

Saat Pelantikan, Bupati Minta Agar Anggota DPRK Aceh Tamiang Terpilih Lakukan Pengawasan Dengan Ketat

harianfikiransumut.com - Aceh Tamiang :  Saat menyampaikan sambutan pada pelantikan Anggota DPRK Aceh Tamiang yang terpilih pada periode 2019-2024, Bupati Aceh Tamiang H.Mursil,SH.M.Kn meminta agar Legeslatif dapat melakukan pengawasan terhadap kinerja pemerintah dengan ketat, Senin(09/09/2019).

Pernyataan itu disampaikannya saat menyampaikan sambutan usai dilantiknya ke 30 Anggota DPRK Aceh Tamiang di ruang sidang utama DPRK setempat.

Disebutkannya, Pengambilan sumpah jabatan yang dilakukan pada hakikatnya merupakan investasi dan ikrar dari semua anggota DPRK untuk berjuang mengartikulasikan kepentingan rakyat melalui pelaksanaan tugas dan fungsi dewan.
Sebagai anggota dewan yang berasal dari partai politik yang berbeda.
Namun dalam konteks mengemban amanat rakyat, semuanya harus berjuang untuk kepentingan orang banyak.

Sebutan sebagai wakil rakyat hendaknya jangan hanya
slogan saja. Sebutan itu mesti dipegang teguh agar tidak mengalami degradasi makna setelah duduk di lembaga legislatif.

Sampai kapanpun, hubungan dengan rakyat harus diperkuat tanpa pernah membangun tembok birokrasi yang seolah tidak tersentuh, terangnya.
Hubungan itu bisa dibangun melalui jalur komunikasi langsung, melalui kinerja yang berintegritas, serta dengan menunjukkan kepedulian terhadap suara rakyat agar mampu melayani rakyat dengan baik.

Maka dari itu, jika ingin memuaskan hati rakyat, kualitas sebagai wakil rakyat mestinya diperkuat, sehingga mampu mendorong Pemerintah daerah bergerak lebih cepat, bertindak efektif dan bekerja akurat.

Bupati juga menyebutkan, sebagai wakil rakyat di legislatif, berbagai tugas penting sudah menanti,
terutama dalam menuntaskan agenda reformasi, menegakkan supremasi hukum, mendorong terciptanya pemerintahan yang bersih, terlebih lagi menjalankan kebijakan otonomi khusus yang berlaku di daerah kita.

Karena itu, sebagai wakil rakyat diharapkan mampu melahirkan momentum perubahan melalui 3 (tiga) ruang gerak, yaitu melalui sikap kritis dan kecermatan dalam membahas regulasi lokal untuk melindungi kepentingan masyarakat demi terwujudnya cita-cita pembangunan.

Bupati juga berharap kepada ke 30  anggota dewan yang terpilih untuk dapat mendukung selesainya pembahasan APBK tepat waktu, sehingga program pembangunan dapat kita jalankan di awal tahun, tegasnya.

Ditambahkannya, peran Dewan Perwakilan Rakyat sangat dibutuhkan sebagai pengawasan bagi jalannya Pemerintahan, silahkan lakukan pengawasan dengan ketat, dan
suarakanlah dengan nyaring berdasarkan data-data akurat, pungkasnya, (pakar).
Komentar

Berita Terkini