|

Merasa Terancam, Dua Wartawan Ini Buat Laporan Ke Polres Aceh Tamiang.

harianfikiransumut.com - Aceh Tamiang : Dua wartawan yang bertugas di Aceh Tamiang Muhammad Hanafiah dan Zulfadli didampingi sejumlah wartawan lainnya sekira pukul 15:00 wib, melaporkan ke Mapolres Aceh Tamiang terkait adanya dugaan pengancaman dari salah seorang warga Aceh Tamiang berinisial Z, Selasa, (13/08/2019).

Menurut keterangan Muhammad Hanafiah didampingi Zulfadli dihadapan beberapa wartawan usai melaporkan prihalnya di Polres Aceh Tamiang mengatakan, laporan tersebut dilakukan atas dasar adanya dugaan ancaman kekerasan oleh salah seorang warga Aceh Tamiang berinisial Z yang ditujukan kepadanya.
Dugaan ancaman kekerasan tersebut dilontarkan oleh Z ketika Muhammad Hanafiah membeli pulsa ponselnya di depan toko wije ponsel di kota Kualasimpang sekira pukul 20:00 wib 12 Agustus 2019 kemarin, saat itu sempat terjadi pertengkaran adu mulut diantara kedua belah pihak, sehingga terlontar bahasa Ancaman kekerasan dari warga tersebut yang di tujukan kepada Muhammad Hanafiah wartawan waspada, selain itu ancaman tersebut juga di tujukan untuk Zulfadli wartawan lintas Atjeh   yang bertugas di Aceh Tamiang, katanya.

Menurutnya, dugaan ancaman itu disebabkan adanya kritikan kritikan yang kami lakukan terhadap kebijakan dan kinerja Pemerintah" sebut Muhammad Hanafiah.

Oleh sebab itu, karena merasa keselamatannya terancam, kami melaporkan hal itu ke pihak polres Aceh Tamiang diterima langsung oleh petugas Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Aceh Tamiang, sesuai laporan polisi dengan nomor LP.B/49/VIII/Res 124/2019/SPKT Tanggal 13 Agustus 2019, demikian disampaikan Muhamamd Hanafiah usai melaporkan, (pakar).
Komentar

Berita Terkini