LANGKAT

OLAHRAGA

DAERAH

Lapas Narkoba Langkat Masih Dijaga Ketat Aparat TNI

Jumat, 17 Mei 2019 | 10.28 WIB
Kali Dibaca |

Sebarkan:
harianfikiransumut.com- Langkat : Pasca kerusuhan oleh para Napi di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Narkoba Klas III, Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara, Jumat pagi (17/5/2019) situasi Lapas telah kondusif. Aparat bersenjata dari Kodim 0203 Langkat, Bataliyon 100 Raiders dan Bataliyon Infantri 8 Marinir melakukan pengamanan dalam dan seputaran lokasi Lapas. Sedangkan personil Dalmas Polri dan Brimob Polda Sumut melakukan penjagaan siaga di jalan-jalan menuju masuk lokasi Lapas

Meski kondisi telah aman, puing - puing pembakaran gedung lapas dan pecahan kaca masih berserakan. Begitu juga rongsokan 11 motor, 3 mobil minibus, 1 mobil ambulan Lapas, masih berserakan dan belum dibersihkan.

Komandan Bataliyon Infantri 8 Marinir Tangkahan Lagan/Pangkalan Brandan, Letkol Marinir Danang Ari Setiawan, mengatakan, pihaknya masih menunggu perintah selanjutnya.

"Kita masih siap siaga dengan kekuatan yang dibutuhkan melakukan pengamanan di lokasi Lapas dan menunggu perintah, apakah ikut atau perintah melakukan pembersihan sisa-sisa kebakaran, kita siap dan sifatnya menunggu," katanya.

Pantauan medanbisnisdaily.com, pasca kerusuhan, Jumat pagi, penghuni Lapas sudah tampak seperti biasa. Mereka melakukan ibadah salat subuh berjemaah dan makan sahur.

Sedangkan aparat kepolsian di jajaran Polres Langkat, pada setiap Polsek di Jalinsum masih terus melakukan razia terhadap kendaraan yang melintas untuk mencari Napi yang kabur.

"Seluruh kendaraan kita periksa, apakah Napi yang kabur berada dan menumpang kendaraan, karena mereka tidak memiliki identitas pengenal," sebut beberap personil Polsek Hinai.

Katib Lapas Narkoba Hinai, Sunardi, Kamis (16/5/2019),mengatakan,"Ada sekitar 500 orang warga binaan yang kabur waktu kerusuhan terjadi dari jumlah penghuni Lapas 1.635 orang", kata Sunardi selaku Plh Kepala Lapas Narkoba Hinai.

Kabid Humas Polda Sumatera Utara, AKBP Tatan Dirsan Atmaja, di Langkat, mengatakan, hingga Kamis tengah malam, sudah 98 orang narapidana yang berhasil ditangkap.(Belly)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru