|

Bupati Sarkawi Sidak Swalayan dan Toko Grosir di Bener Meriah


harianfikiransumut.com - Bener Meriah : Menjelang dekatnya hari lebaran,Bupati Bener Meriah Tgk. H. Sarkawi bersama Dinas terkait melakukan sidak ke sejumlah swalayan dan toko grosir sembako yang ada di wilayah Kecamatan Bukit dan Kecamatan Bandar, pada Selasa (21/5/2019).

Pada sidak tersebut, masih ditemukan sejumlah produk makanan ringan tanpa label halal dan sejumlah jenis makanan yang telah kadaluarsa. Bupati Bener Meriah Tgk. H. Sarkawi memberikan peringatan keras kepada para pemilik toko agar hal ini tak lagi terulang untuk ke depannya.

Dikesempatan itu, Bupati Sarkawi yang didampingi Ketua MPU Bener Meriah Tgk. Al-Muzani, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Diaperindag) Bener Meriah Miharbi, S.Sos, Kabag Humas Setdakab Bener Meriah Sukurdi, Polres Bener Meriah.

Tujuan daripada sidak itu dilaksanakan, setidaknya ada tiga tujuan utama sidak itu. Pertama, memastikan pasokan dan stok sembako terpenuhi menjelang Hari Raya Idul Fitri. Kedua, memastikan tidak adanya kenaikkan harga yang signifikan;  dan ketiga, memastikan tidak adanya barang yang kadaluwarsa dan tidak berlabel halal.

Bahkan, Bupati Sarkawi juga memberikan arahan dan pemahaman bagaimana hukum dan pengaruh mengonsumsi makanan yang tidak halal serta bahaya mengkonsumsi makanan kadaluwarsa.

Secara persuasif kami ingatkan, agar tidak lagi menjual barang-barang yang sudah kadaluwarsa. Hal ini nantinya harus terus dipantau oleh Dinas terkait. Bila terus terulang, maka kita akan ambil tindakan sesuai prosedur yang berlaku. Pada kali ini hanya kami berikan peringatan.

"Demikian juga dengan barang dagangan yang tidak memiliki label halal, sebaiknya jangan dijual kepada masyarakat luas," kata Tgk. H. Sarkawi kepada para pemilik toko.

Bupati Bener Meriah berpesan kepada seluruh lapisan masyarakat, selaku konsumen atau pemilik kios-kios yang akan berbelanja, agar memperhatikan tanggal kadaluwarsa dan label halal produk.

Kepada dinas terkait diharapkan terus mengawasi kedua hal itu dan juga memantau harga-harga barang sembako dan gas elpiji, terutama tabung melon yang 3 Kg, yang menjadi kebutuhan pokok masyarakat pada saat bulan Ramadhan dan menyambut Hari Raya Idul Fitri, sebut Sarkawi. (Dasa)
Komentar

Berita Terkini