LANGKAT

OLAHRAGA

DAERAH

Rutan siak over kapasitas perlu SDM ekstra dalam pembinaan.

Kamis, 21 Maret 2019 | 16.05 WIB
Kali Dibaca |

Sebarkan:
harianfikiransumut.com - Siak : Lembaga Rumah Tahanan kelas II B siak dinilai over kapasitas karna banyak tingkat pelanggaran di daerah itu untuk itu pemerintah dalam hal ini agar memperhatikan rutan serta mengambil tindakan barangkali untuk menambah ruangan baru atau memperluas area agar tidak terjadi pembludakan yg menjadi pemicu para narapida berdesak desak sehingga menimbulkan hal hal yang tidak di inginkan seperti yang pernah terjadi di area wil yang lain tandas pak Gatot karutan kelas llB siak
Saya mengharap kepada para pegawai perlu memiliki sdm yang cukup agar dapat bertindak cepat serta mencari solusi yang terbaik untuk lokasi  pembinaan para napi ini.

Sambungnya lagi kapasitas rutan ini seharusnya di huni 128 orang namun akibat banyak nya pelaku kriminal sehingga membludak lebih kurang 600orang yg terdari block per block baik wanita maupun pria jadi pihak rutan meminta agar mencari solusi untuk mengatasi permasalahan ini karna bisa berakibat buruk kedepan nantinya kita tidak mau terjadi hal yg bisa memicu permasalahan akibat ini, lebih baik kita preventif nya aja dri pada bertindak setelah terjadi.

Ka. Rutan Gatot juga mengapresiasi dimana Pihak pemda sdh membantu operasional mobil dinas dua mobil , Tangki air kapasitas 10 ribu liter untuk warga binaan, Tanah untuk pembangunan lapas baru seluas 5 hektar di mempura, semua fasilitas untuk keperluan warga binaan di rutan siak ini, dan kepada pemerintah terkusus pemda siak jangan merasa bosan untuk tetap berpatisipasi mari sama sama kita bahu membahu demi kemajuan daerah kita ini tandasnya.
Salah satu pengunjung yg mengaku bernama sahat silalahi ketika di tanya kami saja kalau mau membesuk merasa gerah pak,,untuk proses besuk harus daftar dulu ke bagian administrasi disitu kita ngantri pak karna banyak orang yg besuk...sampai menyita waktu 1jam jadi kami keluarga yg datang dri jauh yg harus sabar menunggu giliran sejauh ini, setiap keluarga kami membesuk tidak pernah di persulit dan tidak ada pungutan biaya hanya saja pemeriksaan yg ketat tutur sahat.
Sementara salah satu eks tahanan yg sudah bebas bernama muslim katanya kalau rutan ini pak muatan nya sangat padat kami semua berdesakan walaupun ada pertengkaran kecil2an itu biasa di dalam pak dan gak pernah ada masalh semua aman dan terkendali ini semua berkat kerja keras pak mulyadi kpr rutan kelas II B siak yg bisa mengayomi dan membina kami semua para napi disini diarah kan ke agama pak klu dia islam insya allah yg gak tau baca alquran disini pasti bisa semua napi di ajarkan untuk memahami tentang agama demikian juga agama lain, kedepan kalau saya bebas dengan keinginan yg teguh tidak akan pernah lagi kemari saya akan bertaubat disinilah saya di uji dan alhamdulillah saya tadinya yg tidak bisa membaca alquran sekarang saya dah bisa, sholat saya juga dah hafal semua insya allah pak sy berkeinginan menjadi iman di mesjid daerah sy ini pak. Tandas dengan nada terharu, (sahat).

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru