LANGKAT

OLAHRAGA

DAERAH

Perkuat Sentra Pertanian di Mandau, Warga Ngadu ke Bupati Amril Mukminin

Senin, 04 Maret 2019 | 20.28 WIB
Kali Dibaca |

Sebarkan:
harianfikiransumut.com -
DURI : Disela-sela kunjungan kerja di Desa Harapan Baru Kecamatan Mandau, sempena Pencanangan Bhakti Sosial IBI KKBPK Kesehatan, Senin 4 Maret 2019 Bupati Bengkalis Amril Mukminin menampung dan menjaring aspirasi dari warga.

Seperti asiprasi yang disampaikan Marbert salah seorang warga Dusun Makmur, Desa Harapan Baru. Pria ini menyampaikan bahwa desanya, selama ini dikenal sebagai sentra produksi pertanian di Kecamatan Mandau.

Komoditi hasil pertanian warga selama ini, seperti padi, ubi, jagung, palawija, sayuran bahkan peternakan kambing dan sapi. Namun menurut Marbet, petani di kampungnya masih terkendala dengan luas lahan yang tidak maksimal.

Untuk itu masyarakat berharap agar lahan-lahan kosong milik perusahaan khususnya PT Chevron Pasific Indonesia (CPI) dapat dipinjam pakai ke masyarakat.
“Selama ini, desa kami ini bisa dikatakan sebagai desa swasembada padi di Kecamatan Mandau. Tidak hanya itu, desa kami juga menghasilkan komoditi ubi, sehingga kampung kami disebut dengan kampung ubi,” ungkapnya.

Julukan kampung ubi, bukan hanya hisapan jempol, karena saat ini setiap hektar lahan petani menghasilkan 35 ton ubi kayu.  Para petani punya keinginan produksi ubi di kampungnya bisa lebih meningkat menjadi 70 ton per hektar. Tentu untuk mencapai hasil tersebut, kata Marbet harus didukung dengan modal, untuk pembelian pupuk  dan sarana lainnya.

Kemudian terkait dengan komoditi padi, para petani Dusun Makmur Desa Harapan Baru, berharap agar lahan-lahan kosong milik perusahaan bisa dipinjam pakaikan ke petani.
Menanggapi pengaduan para petani Dusun Makmur Desa Harapan Baru, Bupati Bengkalis Amril Mukminin, menyatakan salut dengan masyarakat yang masih terus bertahan berprofesi sebagai petani, khususnya tanaman padi dan ubi. Karena di sejumlah daerah, profesi tersebut sudah mulai ditinggalkan.

“Saya salut dengan bapak ibu semua, yang masih bertahan menjadi petani padi dan manggalo (ubi),” ujar Amril Mukminin.

Terkait dengan permohonan agar lahan milik perusahaan bisa dipinjam pakai, Bupati Amril Mukminin sangat merespon dan langsung memerintahkan Camat Mandau Riki Rihardi dan Kepala Desa Harapan Baru Tarmen, untuk membuat surat kepada perusahaan terkait.
“Secepatnya harus kita surati. Kami minta Camat dan Kepala Desa untuk berkoordinasi dan membuat suratnya,” ujar mantan Kepala Desa Muara Basung ini.

Pada kesempatan itu, Bupati Bengkalis Amril Mukminin mewanti-wanti petani agar tidak mengalihfungsikan lahan milik mereka menjadi lahan sawit. Mengingat di sejumlah desa di Kabupaten Bengkalis, ada kecenderungan petani yang mulai menanami lahan padi dengan pohon sawit. #DISKOMINFOTIK
(Amir/Uje)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru