LANGKAT

OLAHRAGA

DAERAH

Geuchik Bantah Mukim Kutip Uang Pengawasan ADD Perdesa 3 Juta Untuk Diserahkan Ke Muspika

Rabu, 06 Maret 2019 | 23.16 WIB
Kali Dibaca |

Sebarkan:
harianfikiransumut.com - Acèh Utara : Sejumlah Geuchik (Kades) diKecamatan Cot Girek, Kabupaten Aceh Utara, Selasa (05/03/2019) mengklarifikasikan berita perihal Kutipan uang pegawasan ADD oleh mukim kepada harianfikiransumut.com.

Geuchik (Kades) di kecamatan itu membantah, jika Mukim bersama Muspika telah melakukan Kutipan Uang pegawasan ADD, sebagaimana yang diberitakan edisi Rabu (27/02/2019) dengan judul " Berdalih Uang Pengawasan ADD, Mukim Di Cot Girek Kutip 3 Juta Perdesa Untuk Di Serahkan Ke Muspika,”.

“Mukim tidak pernah melakukan Kutipan Uang Pegawasan ADD 3 juta perdesa. yang ada uang suka rela untuk biaya perjalanan pengurusan proyek pembagunan  jalan yang rusak di kecamatan cot girék." Ujar Ketua Ketua Forum Geuchik Cöt Girék Abdullah Syam yang di dampingi oleh Geuchik  Desa Cöt Girék, Wagimin.

Abdullah juga menyatakan, semua itu hasil mufakat bersama untuk biaya perjalanan mereka (Mukim) untuk membawa berkas itu ke Banda Acèh, itupun bukan 3 juta perdesa yang kita kasih, semampu Geuchik.

" Muspika Juga mengetahui kalau kita (Geuchik) ada bantu biaya sukarela untuk biaya perjalanan Para mukim untuk melobi pembagunan jalan di kecamatan kita dan Para Geuchik juga tidak pernah memberikan uang untuk pegawasan ADD kepada Mukim," Ungkap Ketua Forum Geuchik.

Dijelaskan ketua Forum Geuchik, untuk pembagunan yang di lobi ke Banda Aceh antara lain, pengerasan jalan lintas Kecamatan dari Lhôksukôn Ke Cot Girék, ada juga pegurusan jalan dari Cot Girék sampai Batu Ular.

" Kita Juga pernah membantu biaya penutupan lobang jalan lintas kecamatan mulai dari kilometer VI sampai ke desa Alue leuhob, di karnakan jalan lintas kecamatan Cot Girék rusak parah dan uang itu hasil kesepakatan dikumpulkan pada mukim masing-masing" Jelas Ketua Furom.

Ketua Forum juga menjelaskan, dari semua biaya penutupan lobang  jalan tersebut mulai dari minyak alat berat, makan sopir semua biaya dari hasil sukarela geuchik yang kita kumpulkan sama mukim dan dari pemerintah daerah juga turut membantu alat berat.(Khaini Ahmad)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru