LANGKAT

OLAHRAGA

DAERAH

LPP TIPIKOR-RI Paluta Minta Pembangunan SPAM Di Pasar Sipiongot Segera Di Usut.

Minggu, 10 Februari 2019 | 22.44 WIB
Kali Dibaca |

Sebarkan:
harianfikiransumut.com - Paluta : Pembangunan Air bersih di desa pasar sipiongot, kecamatan Dolok, kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) yang sebelumnya diberitakan media ini bahwa anggarannya dikucurkan melalui Dinas Tarukim Provinsi Sumatera utara (Sumut), awak media yang saat itu sempat mengunjungi kantor UPT Dinas Tarukim Provsu yang beralamat dikota Padangsidimpuan sebanyak dua kali untuk dilakukan konfirmasi, saat itu wartawan mendapat jawaban dari para staf yang ada membenarkan adanya pembangunan air bersih didesa pasar sipiongot pada tahun anggaran 2018 dan mereka berjanji akan menyampaikan atas kedatangan wartawan saat itu kepada atasannya.

Namun berdasarkan data yang berhasil dihimpun oleh wartawan, dana untuk pembangunan air bersih itu berasal dari dana Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) yang disalurkan melalui Dinas Sumber Daya Air Cipta Karya dan Tata Ruang.

Berdasarkan data tersebut, Pembangunan Air Bersih itu memiliki nama paket "Pembangunan SPAM Kawasan MBR" dikecamatan Dolok, Kabupaten Padang Lawas Utara, yang disalurkan melalui Dinas Sumberdaya Air Cipta Karya dan Tata Ruang Provsu, dengan jumlah Pagu Rp 1196470000,- dengan penyedia Pemilihan Langsung, Bulan pengerjaan akhir November 2018, Bulan Pengerjaan awal juli 2018, Bulan Pemilihan Akhir Juni 2018, Bulan Pemilihan Mulai Mei 2018, Tanggal Perbarui 2018-05-31.

Sebelumnya seorang warga desa pasar sipiongot yang tidak bersedia identitasnya dipublikasikan mengaku tidak pernah menemukan papan informasi sebagai bahan untuk mengetahui pengerjaan proyek yang sedang berlangsung didesanya saat itu.

Sementara Kepala desa pasar sipiongot, kecamatan Dolok, Kabupaten Paluta, Muhammad Efendi Harahap saat dikonfirmasi terkait pembangunan Air Bersih didesanya itu, mengaku awalnya tidak memahami dari mana asal dana bantuan pembangunan air bersih itu, namun setelah pembangunan selesai dikerjakan baru dilakukan serah terima bangunan kepada pihaknya.

Pada kesempatan itu ia meminta agar Pembangunan SPAM tersebut supaya dilakukan pengusutan, ia juga menyampaikan pihaknya sangat menginginkan kualitas dalam pengerjaan proyek itu agar mendapatkan hasil yang maksimal dan dapat digunakan dengan ketahanan seperti yang diharapkan.

Sebelumnya, awak media telah melakukan peninjauan kelokasi pembangunan air bersih tersebut, dan ditemukan banyak kejanggalan dalam pembangunan itu sehingga membuat masyarakat setempat merasa curiga bahwa proyek tersebut menjadi sarat korupsi.

Menanggapi hal ini, Akhiruddin Siregar yang menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang Lembaga Pemburu Pelaku Tindak Pidana Korupsi Republik Indonasia (DPC LPP TIPIKOR-RI) wilayah Kabupaten Paluta meminta kepada pihak yang berwenang dalam proyek tersebut untuk melakukan peninjauan.

" berdasarkan besaran dana yang dikucurkan untuk pembangunan air bersih tersebut dan dengan hanya meletakkan beberapa pipa, patut diduga ada unsur kesengajaan dalam pengerjaan proyek asal jadi demi meraup keuntungan yang lebih besar " ujar akhiruddin.

Selain itu, ia juga berharap kepada pihak penegak hukum agar menindak pelaku yang diduga telah bersengaja untuk melakukan tindakan korupsi sehingga menimbulkan kerugian uang negara. Menurutnya, hasil pengerjaan bangunan air bersih itu sangat tidak layak.(3L5).

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru