LANGKAT

OLAHRAGA

DAERAH

Yowel Baransano, RDP Komisi 1 DPRD Pelalawan Sunyi dan Sepi Hanya Cerita Kosong

Jumat, 11 Januari 2019 | 22.33 WIB
Kali Dibaca |

Sebarkan:
RDP, hearing komisi 1 DPRD Pelalawan bersama manajemen PT Surya Brata Sena dengan perwakilan masyarakat Sorek 1, Sorek II kecamatan Pangkalan Kuras, Senin (10/12/2018) lalu, di DPRD Pelalawan.

harianfikiransumut.com - Pelalawan : Terkuak sudah PT Surya Bratasena Garap 844 hektar lahan diluar HGU di Kabupaten Pelalawan, pada rapat dengar pendapat (RDP) alias hearing komisi 1 DPRD Pelalawan bersama manajemen PT Surya Brata Sena dengan perwakilan masyarakat Sorek 1, Sorek II kecamatan Pangkalan Kuras, pada senin 10 desember 2018 lalu.

Namun, RDP itu belum ditemukan kata sepakat terhadap sengketa lahan 844 hektar itu, pimpinan rapat Eka Putra, Rinto dan Supriyanto SP akhirnya memberikan kesimpulan, “kesimpulannya, untuk menyelesaikan sengketa lahan ini kita bentuk Pansus,” Katanya.

Dan hadir pada hearing itu, perwakilan Dinas Perkebunan Pelalawan, Dinas Kehutanan Provinsi Riau yang dihadiri Yowel Baransano, perwakilan LSM DPC Indonesia Duta Lingkungan Hidup.

Kemudian menjawab permasalahan tersebut masyarakt Adat Petalangan dan Dinas Kehutanan LHK Provinsi Riau diduga kabarnya kecewa atas kinerja komisi 1 DPRD Pelalawan tersebut.

“Ini soal marwah kapan ada tindakan nyata buat rakyat”, Ujar Yowel baransano alias Willy, Jum’at (11/1/2019) geram.

Kalau hasil hering di DPRD tidak di tindak lanjuti maka saya Willy dari Dinas LHK Provinsi Riau akan mengawal pernyataan sikap masyarakat adat petalangan Kab.Pelalawan untuk blokir Izin Eksport CPO ke Mentri Perdagangan dan Presiden RI, Ujarnya.

Lalu pimpinan rapat waktu itu pak Supriyanto SP alias Iwat saat dikonfirmasi dengan singkat menjawab “kita sudah minta untuk pansus pak, kita tetap minta untuk di pansuskan pak, fraksi PDI Perjuangan tetap mendukung untuk di pansuskan pak agar terang benderang tidak ada wasangka di mana mana”, Ungkap Iwat.

Kemudian dari fraksi golkar Eka Putra belum terkonfirmasi jawaban, dan Rinto dengan lugasnya menjawab terkait masalah ini,”ontalah bg”, katanya. (Duliater)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru