LANGKAT

OLAHRAGA

DAERAH

Konferensi Pers Korp Rapor Akhir Tahun Oleh Kapolres Pelalawan AKBP Kaswandi Irwan, SIK

Rabu, 02 Januari 2019 | 22.27 WIB
Kali Dibaca |

Sebarkan:
harianfikiransumut.com - Pelelawan : Kapolres Pelalawan AKBP Kaswandi Irwan, SIK, Senin 31 Desember 2018, dalam acara Konferensi Pers Akhir Tahun 2018 lalu, di Mapolres Pelalawan menyampaikan hasil kinerja personel Polres Pelalawan selama 2018.

“AKBP Kaswandi Irwan, SIK sebelum mengakhiri Operasi Lilin 2018 dari 23 Desember 2018 – 01 Januari 2019, Senin (31/12/2018) laksanakan upacara Korp Rapor kenaikan pangkat sejumlah 58 personel polres pelalawan setingkat lebih tinggi dari Ipda ke Iptu 8 personil, Bripka ke Aipda 20 personil, Brigadir ke Bripka 6 personil, dari Briptu ke Brigadir 7 personil, dan dari Bripda ke Briptu 17 personil”.

Dia menegaskan kenaikan pangkat ini bukan hak anggota tapi sebuah penghargaan dari penilaian kinerja dan penilaian tingkah laku yang disesuaikan dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku sehingga tidak ada lagi terjadi kesalahan.

Kemudian, jadikan kenaikan pangkat ini sebagai cambuk untuk meningkatkan profesionalisme kinerja polri, dalam merubah pola pikir (mind set) dan budaya lama (culture set) guna memberikan pelayanan prima sebagai upaya memupuk dan mewujudkan kepercayaan masyarakat (trust building), Ujarnya.

Selanjutnya, didampingi sejumlah Kasat, Kapolres Pelalawan AKBP Kaswandi Irwan, SIK menyampaikan rilis resmi data kinerja personilnya selama 2018 diantaranya:
GK Tahun 2018 (Jumlah Kasus Naik):
2017, JTP 332, SELRA 226 (79,77%)
2018, JTP 308, SELRA 264 (85,71%)
GK Menonjol Tahun 2018:

Tahun 2017, JTP Curat 69, SELRA 48 (69,56%), JTP Curas 9, SELRA 1 (11,11%), JTP Pembunuhan 2, SELRA 0 (0%), JTP Persetubuhan Anak di Bawah Umur 15, SELRA 11 (73,33%), JTP Perjudian 16, SELRA 15 (93,75%), JTP Korupsi 4, SELRA 4 (100%), JTP Karhutla 3, SELRA 1 (33%).

Tahun 2018, JTP Curat 58, SELRA 31 (53,44% turun), JTP Curas 7, SELRA 6 (85,71% naik), JTP Pembunuhan 5, SELRA 3 (60% naik), JTP Persetubuhan Anak di Bawah Umur 20, SELRA 22 (110% naik), JTP Perjudian 11, SELRA 13 (118% naik), JTP Korupsi 0, SELRA 1 (selra 2016) (100% turun), JTP Karhutla 4, SELRA 3 (75% naik).

Data Kasus Narkoba Tahun 2018, Berbanding Tahun 2017, JTP Narkoba 76, Tersangka/Pelaku 98 (89 Lk, 7 Pr, 2 Anak-anak), BB Shabu 119,25 gr, Ganja 11,545 gr, Ekstasy 5 butir.

Di Thn 2018, JTP Narkoba 129 (naik 53 kasus), Tersangka/Pelaku 147 (138 Lk, 8 Pr, 1 Anak-anak), BB Shabu 555,12 gr (naik 435,87 gr)
Ganja 30,424 gr (naik 18,879 gr), Ekstasy 88 butir (naik 83 butir).

Data Lakalantas dan GAR Lantas 2018:
2017, Jumlah Laka 145, MD 83, LB 19, LR 187, Rug Mat 1.034,150.000, Pelanggaran 8.382 perkara, Tilang 7.292 perkara, Teguran 1.090 perkara.

2018, Jumlah Laka 179 (naik 23%), MD 89 (naik 7 %), LB 30 (naik 65%), LR 223 (naik 19%), Rug Mat 773,650.000 (turun 25%), Pelanggaran 6.457 perkara (turun 22%), Tilang 4.300 perkara (turun 41%), Teguran 2.157 perkara (naik 97%).

Data Pelanggaran Personil Polri 2017 – 2018:
2017, Sidang Disiplin 22, Sidang KKEP 4 (putusan PTDH 3 personil),2018, Sidang Disiplin 40, Sidang KKEP 3 (putusan PTDH 1 personil).

Data Operasi Tahun 2018:

1. Ops Patuh 2018, 26 April – 09 Mei 2018 (Ops Kewilayahan).

2. Ops Keselamatan 2018, 05 – 25 Maret 2018 (Ops Terpusat).

3. Ops Bina Kusuma 2018, 16 Juli – 14 Agustus 2018 (Ops Kewilayahan).

4. Ops Bina Waspada 2018, 15 Agustus – 13 September 2018 ( Ops Kewilayahan).

5. Ops Ketupat 2018, 08 – 25 Juni 2018 (Ops Terpusat).

6. Ops Mantap Praja 2018, 08 Januari – 06 Juli 2018 (Ops Kewilayahan).

7. Ops Mantap Brata 2018, 20 September 2018 – 21 Oktober 2019 (Ops Terpusat).

8. Ops Zebra 2018, 31 Oktober – 12 November 2018 (Ops Terpusat).

9. Ops Antik 2018, 10 – 31 Oktober 2018 (Ops Kewilayahan).

10. Ops Lilin 2018, 23 Desember 2018 – 01 Januari 2019 (Ops Terpusat).

Selain itu AKBP Kaswandi Irwan, SIK mengharapkan kepada seluruh jajarannya untuk dapat meningkatkan kinerja anggota.

Dia kembali mengingatkan bahwa sebentar lagi akan menghadapi agenda besar yakni Pilpres dan Pileg maka perlu meningkatkan deteksi dini tanggap atas situasi dan perkembangan politik di tengah masyarakat dan pentingnya meningkatkan kerjasama dengan instansi lain, agar permasalahan yang timbul dapat diminimalisir, tutupnya. (Duliater)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru