LANGKAT

OLAHRAGA

DAERAH

PERAYAAN NATAL BERSAMA SE-KECAMATAN POLLUNG KABUPATEN HUMBANG HASUNDUTAN

Senin, 31 Desember 2018 | 00.15 WIB
Kali Dibaca |

Sebarkan:
harianfikiransumut.com - Humbahas : Perayaan Natal bersama Se-Kecamatan Pollung bersama dengan Masyarakat , Kabupaten Humbang Hasundutan Propinsi Sumut dilaksanakan pada hari Minggu, 30 Desember 2018 dikompleks sekolah SMPN-1 Pollung, pukul 15.00 WIB. Hadir Bupati Humbahas, Camat Pollung, Ketua Panitia, Polri, TNI, Kepala Desa, Guru-Guru., Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Utusan Perantau.

Sebelum memasuki acara , Prosesi penyambutan Bupati berserta rombongan disambut dengan tarian tor tor batak oleh siswa siswa SMPN-1 Pollung dan acara diawali dengan nyanyian, votum- introitus, Liturgi, Prolog, Koor Ibu Ibu HKBP Pollung, vokal group ibu ibu HKBP Pollung,  Koor SMPN 4, Koor SMAN 1, Koor Kantor Camat Pollung, Koor Puskesmas Pollung, Doa Syafaat, Khotbah, Penutup Liturgis serta dilanjuti dengan kata kata sambutan dari ketua panitia natal, utusan gereja, Polri/TNI, Camat, Calon DPRD,Perantau dan Bupati dan tidak lupa acara Perayaan Natal tersebut dihibur oleh Artis Ibukota Senturi Trio dan juga  Marsada Band .

 Penyalaan Lilin Natal oleh mewakili Pendeta, Bupati, ketua panitia,camat, Polri/TNI, utusan gereja, utusan kepala desa, utusan guru-guru, utusan tokoh masyarakat, utusan perantau.

Renungan/khotbah Natal dibawakan oleh Pendeta Pareses Distrik HKBP Humbahas yang diambil dari Injil Yesaya 9:5.

Lebih lanjut Pendeta menyampaikan bagaimana Yesus datang kedunia, Dia mempunyai misi dan juga tujuan untuk benar-benar membawa damai sejahtera dan sukacita kepada seluruh umatnya.

Tidak ada harapan manusia itu kalau Yesus itu tidak datang kedunia ini , tidak ada harapan kita melihat masa depan yang cerah, jadi lewat kedatangan Dia-lah , Yesus telah membawa suatu lembaran yang baru, Dia telah menghidupkan kita dari kematian yakni kehidupan untuk selama-lamanya.

Untuk itu lewat khotbah hari ini tentunya kita merindukan itu Damai, apa itu Syaloom. Syaloom digambarkan suatu yang kedamaian , orang yang berani mengatakan syaloom ataupun orang yang menyambutnya , tentunya orang yang telah benar-benar telah membawa  suatu kedamaian dihati, bukan membawa kebencian. Akhir khotbahnya.

Jonny Allen dalam kata sambutannya menyampaikan rasa ucapan syukurnya terhadap para panitia pesta natal atas terselenggaranya pesta ini dengan damai sejahtera.

Lebih lanjut Jonni Allen menyapaikan bahwa damai itu bukan suatu hal mudah untuk mengatakan tetapi bukan merupakan hal yang sulit, tentunya itu merupakan bagian dari rasa damai dan rasa syukur dari hidup kita sehari-hari, khususnya kepada para anak-anak bahwa rasa damai utama adalah hormatilah orang tuamu, jika kamu menghormatinya tidak sulit untuk mencari nafkah, tidak sulit untuk cari pekerjaan , siapapun yang menghormati orangtuanya khusus ibu kandungnya akan mendapatkan pahala didunia dan juga di akhirat .

Jonni sendiri tidak pernah melihat Tuhan, tapi kita percaya Tuhan menciptakan manusia, tapi sesungguhnya baginya Ibu itu adalah Tuhan yang kelihatan, untuk itu bahwa surga dibawah telapak kaki ibu dan sudah merupakan filosopi kehidupannya, sehingga surga itu," Tuhan yang kelihatan adalah ibu kandung sendiri dan inilah hal-hal yang dipedomani dalam menjalani profesinya sehari-hari, selama 15 tahun karena berkat Tuhan dan doa dari masyarakat Humbahas, Tapanuli Raya, para pendeta dan juga doa dari pada kedua orangtuanya.

Mengakhiri acara kata sambutan dari Pantur Banjarnahor selepas itu sambutan dari Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor. ( B.Nababan )

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru